Puisi: Pertarungan (Karya N. A. Hadian) Pertarungan Masih saja kucari engkau, Danvinos adakah saat yang paling menakutkan A, diriku — diriku. Danvinos — Danvinosku barangkali juga engkau At…
Puisi: Surat (Karya Syu’bah Asa) Surat bagai pohonan kita saling berkirim berita dalam diam dalam sepi angkasa 1972 Sumber: Horison (Maret, 1973) Analisis Puisi:…
Puisi: Peristiwa (Karya Rivai Apin) Peristiwa Malam membenamkan aku ke gang-gang Dan dari aku, dia tidak akan dapat tantangan. Aku tahu, kapal-kapal telah berangkat Dan tidak…
Puisi: Sajak Tangga (Karya Taufiq Ismail) Sajak Tangga Empat puluh sembilan tangga kemiskinan Hari panas Lima puluh sembilan tangga kemiskinan Hari…
Puisi: Sukabumi (Karya Rahman Arge) Sukabumi Jika anda digoda mati Karena tak suka pada bumi Datanglah ke Sukabumi Konon untuk menimbun sunyi 1972 Sumber: Horison (Mei, 1974) Analisis …
Puisi: Matahari Menepi (Karya Sapardi Djoko Damono) Matahari Menepi (1) matahari menepi. Ketika udara memadat tiba-tiba "Siapa mengajarmu menatapku begitu?" Matahari Menepi (2) ketika udara …
Puisi: Petatah Petitih Baru (Karya Taufiq Ismail) Petatah Petitih Baru Mata Gajah di seberang lautan tak tampak Kuman di pelupuk mata juga tak tampak Humas Menepuk air di dulang Terp…
Puisi: Rinduku (Karya Upita Agustine) Rinduku Rinduku rindu Hutan belantara yang digunduli bersama Rinduku rindu Air serasah yang menyusut di perbukitan Rinduku rindu Le…
Puisi: Bola Berguling di Bawah Panas Matahari (Karya Taufiq Ismail) Bola Berguling di Bawah Panas Matahari Di antara orang-orang baik hati duduk pencopet dalam kendaraan ini Agama telah dijadikan bus tua …
Puisi: Kuatur di Sini Kuatur di Sana (Karya Syu’bah Asa) Kuatur di Sini Kuatur di Sana kuatur senyum di sini kuatur senyum di sana kujabat tangan di sini kencing di sana berkhalwat di mesjid i…
Puisi: Bulan (Karya Taufiq Ismail) Bulan Bulan pun merah Dan tersangkut Pada rimba musim gugur Sungai pun lelah Dan mengangkut Daun-da…
Puisi: Mengaji (Karya Dodong Djiwapradja) Mengaji Mengapa tidak bahasa Jawa atau Sunda supaya nenek bisa membaca? Tapi, bukankah tiap baris puisi kalau terlalu jela…
Puisi: Malam Sebelum Badai (Karya Taufiq Ismail) Malam Sebelum Badai Serangga tidak berbunyi pada musim air membeku dahan-dahan telanjang hitam permukaan sungai pecah tajam itik-itik sore hari …