Tidak setengah-setengah.

Puisi: Patio (Karya Yuswadi Saliya)

|
Patio
(Ode Mimpi)


Di halaman takada burung, seekor pun semut pun taktampak;
daun bergerak oleh angin tapi senja tetap enggan bersuara.
Listrik belum dinyalakan dari gardu.
Hari yang lengang ini memperpanjang rasa jemu;
memandang halaman diam-diam takada sambutan,
buku pun takhendak berbicara, buntu.

Tapi rumah ini bernafas juga agaknya.
Berdiri di atas pondasi batukali, di atas bumi,
paling sedikit ia membuktikan sesuatu
lewat pondasi, halaman, ketiadaan sesuatu
dan bahkan lewat rasa jemu dan buntu sewaktu-waktu.

Tanah air yang mengenal berhenti ini
menghapus rasa haus juga kini,
menyediakan waktu untuk merentang kaki,
meletukkan jari-jari tangan sambil menggeliat.
Ya, saya masih sempat menggeliat sebelum berangkat.


1970

Sumber: Horison Maret, 1975)


Yuswadi Saliya
Puisi: Patio
Karya: Yuswadi Saliya

Biodata Yuswadi Saliya:
Juswadi Saliya lahir pada tanggal 15 Juni 1938 di Bandung. Sejak SMA ia sudah mulai menulis, mula-mula pada lembaran-lembaran remaja lalu pada majalah-majalah kebudayaan seperti Basis.

Ia tamat sebagai sarjana arsitektur di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1966 dan direkrut sebagai staff di ITB pada saat itu. Kemudian mengajar Sejarah Arsitektur dan Ilmu-Ilmu Sosial. Ia mendapat gelar master dari University of Hawaii pada tahun 1975.

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar