Puisi: Patio (Karya Yuswadi Saliya) Patio ( Ode Mimpi ) Di halaman takada burung, seekor pun semut pun taktampak; daun bergerak oleh angin tapi senja tetap enggan bersuara. Listrik belu…
Puisi: Ode (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Ode (1) katanya, kalau sekarang aku harus berangkat kuberi pacarku peluk penghabisan yang berat aku besok …
Puisi: Ode untuk Pintu Rumahku (Karya Nirwan Dewanto) Ode untuk Pintu Rumahku Setiap aku meninggalkanmu, pelan-pelan Menorehkan panas matahari di wajahmu Ucapkanlah namaku pada langit malam dan daun-daun…
Puisi: Ode Bangkai Anjing (Karya Soni Farid Maulana) Ode Bangkai Anjing Merasakan sunyi (anyir darah menguap dari tubuhmu) Matahari menyala. Musik pengantar ke kubur Hanyalah dengung lalat. O, jangan ha…
Puisi: Ode Keteguhan (Karya Zainal Arifin Thoha) Ode Keteguhan Seperti barisan semut Engkau tak menemukan Sulaiman Kapal Nuh telah lama pula karam Hanya tanah dan sisa keyakinan Meski itu pun kerap …
Puisi: Ode buat Proklamator (Karya Leon Agusta) Ode buat Proklamator Bertahun setelah kepergiannya kurindukan dia kembali Dengan gelombang semangat halilintar dilahirkannya sebua…
Puisi: Ode Prajurit Tanpa Nama (Karya Ahmadun Yosi Herfanda) Ode Prajurit Tanpa Nama Bendera-bendera berkibar di udara Burung-burung bernyanyi di dahannya Dan orang-ora…
Puisi: Ode buat Mahasiswa (Karya Juniarso Ridwan) Ode buat Mahasiswa dari bangku-bangku kuliah, dari ruang-ruang perpustakaan, dari halaman-halaman kampus : telah terbit suara kebenaran langit pun me…
Puisi: Ode untuk Penunggang Kuda (Karya Wayan Jengki Sunarta) Ode untuk Penunggang Kuda usiamu makin mendera, kuda tua meringkik letih di jalanan berbatu begitu dungu kau di atas pelana usir mimpimu…
Puisi: Ibu Kota, Kota Ibu (Karya Remy Sylado) Ibu Kota, Kota Ibu Kalau aku makmur Kubeli Jakarta, kucelup jadi putih. Kau bisa bayangkan Kalau Jakart…
Puisi: Ode bagi Puisi (Karya Agit Yogi Subandi) Ode bagi Puisi Kau seperti debu yang berkelindan di angin setiap butir-butir debu itu musti kutangkap dan kularutkan ke dalam tenggorokanku.…
Puisi: Ode bagi Pisang (Karya Ook Nugroho) Ode bagi Pisang ( 1 ) Pisang menunggu tenang di meja makan. Percaya diri pada gilirannya, nasib yang menjelangnya, nanti sesudah selesai sendok dan g…