Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Selayar Waktu Berdarah (Karya Astri Wijaya Fitria)

|
Selayar Waktu Berdarah


Remang kilau cahaya rembulan larut beriringan malam
Gegap derap langkah yang kian ringkih 
Heningnya menyeret dalam ruang waktu
Menarik paksa menuju kubang lampau
Menyisakan jejak fatamorgana untuk meminta dijamah

Rupa sapaan semu yang menjadi gurau
Samar berbuah suka cita dalam sukma
Setiap detiknya penuh kesuma merekah
Hadirnya sungguh bagai mata air saat dahaga
Lukisannya penuhi angan ini terlampau nyata

Namun lantas sirna bagai tinta tak berpena
Seketika lenyap meninggalkan bayangnya
Membekas menjadi lara yang tak bercela
Runtuh seluruh khayal menerpa jiwa dan raga
Dalam gejolak nestapa harap berlayar menuju nirwana


Purwokerto, 9 April 2022

Astri Wijaya Fitria
Puisi: Selayar Waktu Berdarah
Karya: Astri Wijaya Fitria

Biodata Astri Wijaya Fitria:
  • Astri Wijaya Fitria lahir pada tanggal 31 Juli 2003 di kota Kebumen.

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar