Puisi: Langit dan Hujan (Karya Hanifah Khoerunnisa) Langit dan Hujan Langit biru yang berhiaskan awan-awan putih Menghadirkan keindahan yang tak pernah habis Dalam pagi menyapamu dengan birunya Dengan …
Puisi: Arah Pulang (Karya Laeli Nurfadilah) Arah Pulang Sudah terlalu jauh Kaki ini melangkah hilang arah Sampai tak kuasa lagi Menopangkan tubuh tuk terus melangkah Di situ aku terus mengingat…
Puisi: Sujudku (Karya Laeli Nurfadilah) Sujudku Untuk ke sekian kalinya Kurasa aku baru saja mendengar Detupan lirih detakan jantungku Pelan mengikuti hembusan nafasku Ketenangan seakan men…
Puisi: Jiwa yang Layu (Karya Laeli Nurfadilah) Jiwa yang Layu Sambutan hangat sang mentari Memberi beribu-ribu harap tanpa henti Atas kekecewaan yang berujung lara Menuai derita dan nestapa Segela…
Puisi: Ditemani Hujan (Karya Ferlisa Triandaru Ifrana) Ditemani Hujan Hujan di jalan pulang Bersanding dengan petir Gemuruhnya petir bersuara lantang Kilatnya petir jatuh bersama air Menakutkan bagi yang …
Puisi: Ketika Cangkul Petani Terayun (Karya Gunoto Saparie) Ketika Cangkul Petani Terayun masih terlalu pagi, tuan ketika cangkul petani terayun tubuh legam basah keringat tanah hitam subur juga liat ketika m…
Puisi: Misalnya Kau Hawa (Karya Gunoto Saparie) Misalnya Kau Hawa tak sengaja kusebut namamu saat kita bersua di sebuah taman namun apel tak mengenyangkanku dosa bisa merampas kebahagiaan misalnya …
Puisi: Apel (Karya Gunoto Saparie) Apel tergenggam sebutir apel merah katamu: rabalah ranum kehangatannya menguar harum aroma nirwana ketika hasrat adam tak sudah-sudah 2022 Analisis P…
Puisi: Sahabat (Karya Laeli Nurfadilah) Sahabat Sudah lama kita tak bertemu Sekedar bergurau berbagi rindu Kini kau sudah kembali Akan ada tawa yang menemani Sahabat kemarilah Sudah lama ka…
Puisi: Bagaimana (Karya Windiarti) Bagaimana Selumbari masih bercengkerama Kemarin terasa indah bersama Semalam kau telah tiada Lalu muncul tanya Esok aku akan bagaimana 2022 Analisis …
Puisi: Kenangan (Karya Jun Desember) Kenangan di luar rumah, kenangan adalah jalanan yang dipenuhi macet kendaraan, tak bergerak, debu dan asap membuat perih mata. di dalam rumah, kenang…
Puisi: Istiqomah (Karya Muhammad Yusuf Praja) Istiqomah Letih namun harus tetap berjalan Resah gelisah namun harus tetap bertahan Ikhlas sabar demi sebuah tujuan Tetaplah dinikmati walau pahit di…
Puisi: Hibah (Karya Riyanto) Hibah Hibah banyak ragamnya Hibah yang pasti-pasti saja Yang bisa tercatat senyatanya Yang akuntabel dan dapat dipercaya Hotel Grand Mercure Bandung …
Puisi: Berita (Karya Yanuar Abdillah Setiadi) Berita "Rindu berkekuatan 9,0 Skala Richter mengguncang Pulau Kasih dan sekitarnya. Rindu menelan banyak korban cinta. Para warga dihimbau untuk…
Puisi: Kota Tua (Karya Gunoto Saparie) Kota Tua kota tua kota lama kota purba nyaris musna kenangan dan lumut impian sia-sia dipagut proyek pelestarian 2022 Analisis Puisi: Puisi "Kot…
Puisi: Selamat Ulang Tahun Ibuku Tersayang (Karya Riyanto) Selamat Ulang Tahun Ibuku Tersayang Ibu, engkau laksana mentari pagi Menyinari lorong-lorong jiwa yang sepi Membangkitkan sukma yang terbuai dan lala…