Puisi: Perang (Karya Ook Nugroho)
Puisi | Perang | Karya | Ook Nugroho |
Perang
Setiap hari adalah peperangan Kita di medan tak bernama iniMenembakkan peluru-peluru sunyiKepada lawan tiada dikenalWajah dan warna seragamnyaTapi mereka ada di mana-manaMemberondong kita tak hentinyaDengan ketakutan, mungkin kematianDi ujung setiap sekon mendaratMusuh-musuh baru dengan paras pasiMereka bahkan muncul menembusTercurah tiada habisnya macam badaiAneh, mereka seperti kita jugaMengenakan rompi kelam kecemasanMenghamburkan peluru-peluru hampaKe alamat langit yang nganga bisu sejauh iniDan nun di sana yang entah di manaSeorang dengan misai dan jubah kumalMendaraskan mungkin bukan apa-apaMungkin kekosongan tak bernama lain lagiBegitulah, setiap hari adalah peperanganKematian pun datang seperti warta beritaDatar hambar dan sebaris hanyaJika seorang mendadak pergiYang lainnya mengangguk tanda tak pahamLalu kita kembali menyurukDi medan ganas tak berberita iniMenembak dengan lebih cerobohMusuh yang mungkin diri kita sendiriMenghadang dengan seringai beku
2014
Sumber: Tempo (Minggu, 26 Juli 2015)
Karya: Ook Nugroho
Biodata Ook Nugroho:
- Ook Nugroho lahir pada tanggal 7 April 1960 di Jakarta, Indonesia.