Suara
Suara gagak itu menggetarkan dinding malam secara tiba-tiba
tak dapat kau jangkau di mana terbang gagak itu tadi berada
tapi yakin, ia ada di sana
2025
Analisis Puisi:
Puisi "Suara" karya Darwanto adalah sebuah puisi pendek yang penuh dengan makna simbolis dan atmosfer misterius. Dengan hanya beberapa baris, puisi ini menghadirkan nuansa ketegangan, ketidakpastian, dan refleksi terhadap sesuatu yang tidak kasatmata tetapi tetap nyata dalam keberadaannya.
Simbolisme Gagak: Pertanda atau Misteri?
Puisi ini dibuka dengan gambaran suara gagak yang tiba-tiba menggetarkan malam:
"Suara gagak itu menggetarkan dinding malam secara tiba-tiba"
Dalam banyak kebudayaan, gagak sering diasosiasikan dengan pertanda buruk, kematian, atau misteri yang belum terungkap. Suara gagak yang muncul secara tiba-tiba menciptakan kesan mengejutkan dan mungkin juga menimbulkan rasa takut atau ketidakpastian.
Metafora dinding malam yang bergetar menunjukkan bahwa keheningan malam bisa dengan mudah diguncang oleh sesuatu yang tak terduga. Ini bisa melambangkan bagaimana dalam kehidupan, hal-hal yang tidak kita duga dapat muncul secara mendadak dan mengubah suasana.
Keberadaan yang Tak Terlihat, Tapi Nyata
"Tak dapat kau jangkau di mana terbang gagak itu tadi berada"
Baris ini memperkuat nuansa misterius dalam puisi. Meskipun kita mendengar suara gagak, kita tidak bisa melihat atau menentukan secara pasti di mana ia berada. Ini bisa dimaknai sebagai refleksi terhadap banyak hal dalam kehidupan: ada sesuatu yang kita sadari keberadaannya tetapi tetap sulit untuk kita pahami atau temukan secara konkret.
Misalnya, ini bisa merepresentasikan ketakutan, kenangan, atau bahkan firasat yang terasa nyata tetapi tidak dapat kita lihat atau sentuh.
Keyakinan dalam Ketidakpastian
"Tapi yakin, ia ada di sana"
Baris terakhir ini memberikan semacam kepastian di tengah ketidakpastian. Meskipun kita tidak dapat melihat atau menjangkau gagak tersebut, kita tetap yakin bahwa ia ada.
Ini bisa menjadi simbol dari keyakinan terhadap sesuatu yang tidak terlihat, seperti kepercayaan pada nasib, takdir, atau bahkan intuisi manusia. Ada banyak hal dalam hidup yang mungkin tidak dapat kita buktikan secara langsung, tetapi kita tetap yakin akan keberadaannya.
Meskipun singkat, puisi "Suara" karya Darwanto memiliki makna yang dalam. Ia berbicara tentang misteri, ketidakpastian, dan keyakinan terhadap sesuatu yang tidak bisa kita lihat secara langsung.
Gagak dalam puisi ini bukan hanya sekadar burung, tetapi simbol dari sesuatu yang hadir secara misterius dalam hidup kita—baik itu ketakutan, firasat, atau bahkan pertanda yang sulit kita pahami.
Dengan penggunaan bahasa yang sederhana namun penuh makna, Darwanto berhasil menciptakan atmosfer yang menegangkan sekaligus reflektif. Puisi ini mengajak kita untuk berpikir tentang hal-hal yang mungkin tidak bisa kita lihat, tetapi tetap nyata dalam keberadaannya.
Karya: Darwanto
Biodata Darwanto:
- Darwanto lahir pada tanggal 6 Maret 1994.
