Sumber: Don Quixote (2011)
Analisis Puisi:
Puisi "Rocinante" karya Goenawan Mohamad adalah sebuah karya yang sarat dengan gambaran-gambaran kuat dan refleksi mendalam tentang kehidupan dan kematian. Dengan menggunakan karakter Rocinante, sebuah nama yang diambil dari kuda milik Don Quixote dalam novel karya Miguel de Cervantes, penyair menggambarkan perjuangan, penderitaan, dan harapan manusia di dunia yang penuh dengan kegelapan.
Metafora Rocinante: Rocinante dalam puisi ini tidak hanya sekadar sebuah kuda, tetapi menjadi simbol dari kisah hidup dan penderitaan manusia. Rocinante digambarkan sebagai tukang cukur dan padri dusun, dua profesi yang mewakili kedamaian dan spiritualitas, namun Rocinante tetap terjebak dalam pengalaman penderitaan dan kematian. Namanya yang disebutkan dalam judul puisi menekankan pentingnya karakter ini sebagai pusat dari pesan yang ingin disampaikan.
Pengalaman Penderitaan dan Kematian: Dalam puisi ini, Goenawan Mohamad menciptakan gambaran yang kuat tentang pengalaman penderitaan dan kematian. Rocinante mendengar alarm yang menandakan luka waktu dan nasib yang tak terhindarkan. Jeritan yang panjang dari sunyi sierra menggambarkan kesedihan dan keputusasaan yang melanda dalam menunggu kematian. Namun, ada juga sebuah bisikan yang membawa harapan, mencerminkan ketidakpastian akan masa depan dan harapan terakhir sebelum akhirnya ajal tiba.
Pertanyaan Eksistensial: Puisi ini menghadirkan serangkaian pertanyaan eksistensial yang menggugah pikiran pembaca. Rocinante bertanya kepada dirinya sendiri apa yang sebenarnya telah dikalahkannya dalam hidupnya. Apakah itu bintang, batu karang, mimpi manusia, atau bahkan kesedihan itu sendiri? Pertanyaan ini menyoroti keraguan, ketakutan, dan refleksi yang mendalam atas makna kehidupan dan penderitaan.
Harapan dan Penerimaan: Meskipun terdapat gambaran kegelapan dan penderitaan, puisi ini juga mencerminkan harapan dan penerimaan. Rocinante meminta untuk dibawa ke laut dari kegilaan yang melanda, menggambarkan keinginan untuk melepaskan diri dari penderitaan dan mencari kedamaian di alam yang luas. Meskipun esok Rocinante mungkin akan mati, ada sebuah harapan akan pembebasan dan ketenangan di akhir perjalanan.
Puisi "Rocinante" karya Goenawan Mohamad adalah sebuah karya yang memukau dan menggugah pikiran. Dengan metafora Rocinante, penyair menggambarkan perjuangan dan penderitaan manusia dalam menghadapi kematian dan ketidakpastian hidup. Puisi ini menciptakan gambaran yang kuat tentang kegelapan dan harapan, serta menantang pembaca untuk merenungkan makna eksistensial dan penerimaan atas takdir. Dengan keindahan bahasa dan kedalaman emosionalnya, "Rocinante" menjadi sebuah puisi yang memukau dan mendorong refleksi mendalam atas kehidupan manusia.
Puisi: Rocinante
Karya: Goenawan Mohamad
Biodata Goenawan Mohamad:
- Goenawan Mohamad (nama lengkapnya Goenawan Soesatyo Mohamad) lahir pada tanggal 29 Juli 1941 Batang, Jawa Tengah.
- Goenawan Mohamad adalah salah satu Sastrawan Angkatan 66.