Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi: Adalah Ibuku (Karya John Dami Mukese)

Puisi “Adalah Ibuku” karya John Dami Mukese menggambarkan peran ibu sebagai sumber kasih, cahaya, dan kehidupan yang menuntun anak dari malam ...

Adalah Ibuku

Bintang Kejora Malam Hari
adalah mata ibuku awas
Bersinar tak kejap
hingga pagi datang lagi

Angin malam lembut membuai
Lemah tangan ibuku gemulai
Mesra membelai permata hati
Pelita cinta api kasihnya

Bunyi jengkerik malam sunyi
Senandung merdu ibuku lirih
iringi tangis manja biji mata
pucuk harapan masa depannya

Adalah ibuku
menghantar aku tidur lelap
Dengan dongeng para leluhur
Diiringi dendang para dewa
Diselah kecup bunda terkudus
Ditingkah belaian tangan Bapa
Bersama doa-doa penuh hikmah
bawa aku mimpi khayalan sejuta

Kicau Murai pagi hari
adalah bisikan manis ibuku
jalur-jalur pagi fajar menyingsing,
sinar-sinar matanya lembut menyapa
"Hari Baru Telah Terbit, Sayang!
Bangunlah Menyongsong fajar hidupmu!"

Ende, Desember 1982

Sumber: Puisi-Puisi Jelata (Nusa Indah, 1991)

Analisis Puisi:

Puisi “Adalah Ibuku” karya John Dami Mukese merupakan ungkapan cinta dan penghormatan mendalam seorang anak kepada sosok ibu. Dengan bahasa yang lembut dan penuh imaji alam, penyair menggambarkan peran ibu sebagai sumber kasih, cahaya, dan kehidupan yang menuntun anak dari malam hingga pagi — dari tidur hingga bangun menapaki hidup.

Tema

Tema utama puisi ini adalah kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu. Penyair menonjolkan kehangatan cinta seorang ibu yang tiada henti menjaga, membimbing, dan menumbuhkan harapan pada anaknya.

Puisi ini bercerita tentang seorang anak yang mengenang kasih ibunya. Dalam setiap elemen alam — bintang, angin, bunyi jengkerik, hingga kicau burung pagi — ia menemukan pantulan cinta sang ibu. Ibu digambarkan sebagai penjaga malam, pemberi ketenangan, penenun mimpi, sekaligus penyemangat di pagi hari. Sosok ibu menjadi pusat kehidupan dan sumber kekuatan batin bagi sang anak.

Makna tersirat

Makna tersirat puisi ini adalah bahwa kasih ibu adalah kekuatan abadi yang menghubungkan kehidupan manusia dengan nilai-nilai suci dan spiritual. Ibu bukan hanya sosok manusia biasa, melainkan simbol kasih ilahi yang menjaga tanpa pamrih. Dalam tiap napas dan sentuhannya, ada cinta yang menuntun anak untuk hidup dengan harapan dan kebajikan.

Suasana dalam puisi

Suasana dalam puisi ini hangat, lembut, dan penuh rasa syukur. Pembaca seolah dibawa ke suasana malam yang tenang, kemudian menuju pagi yang cerah — menggambarkan perjalanan kasih ibu dari menjaga hingga menuntun anak menuju kehidupan baru setiap hari.

Imaji

Puisi ini kaya dengan imaji alam yang menggambarkan keindahan kasih ibu, antara lain:
  • “Bintang Kejora malam hari adalah mata ibuku awas” — menghadirkan imaji visual lembut sekaligus makna simbolik penjagaan.
  • “Angin malam lembut membuai, lemah tangan ibuku gemulai” — membentuk imaji gerak yang menenangkan.
  • “Kicau murai pagi hari adalah bisikan manis ibuku” — menciptakan imaji auditif yang hangat dan penuh kasih.
Setiap imaji memperkuat kehadiran ibu sebagai bagian dari semesta yang penuh keindahan dan kasih.

Majas

Beberapa majas yang menonjol dalam puisi ini antara lain:
  • Personifikasi: alam diberi sifat manusia, seperti bintang yang menjadi “mata ibu” atau burung murai yang menjadi “bisikan ibu”.
  • Metafora: ibu digambarkan sebagai pelita, bintang, dan sinar — lambang cinta, penjaga, dan penuntun hidup.
  • Simile dan simbolisme: digunakan untuk menyamakan kasih ibu dengan keindahan alam, menandakan kedekatan spiritual antara manusia dan alam ciptaan Tuhan.

Amanat / pesan yang disampaikan

Pesan yang disampaikan puisi ini adalah menghargai dan mencintai ibu dengan sepenuh hati. Ibu adalah sosok yang selalu hadir dalam setiap fase kehidupan — dari menjaga di malam hari hingga membimbing di pagi hari. Penyair seakan mengingatkan pembaca bahwa kasih ibu adalah fondasi kehidupan yang tak ternilai dan tak tergantikan.

Puisi “Adalah Ibuku” merupakan puisi yang mengalir lembut, penuh rasa hormat dan spiritualitas. John Dami Mukese berhasil menjadikan cinta seorang ibu sebagai pusat alam — cahaya yang tak pernah padam, bahkan ketika malam berganti pagi.

Puisi Sepenuhnya
Puisi: Adalah Ibuku
Karya: John Dami Mukese

Biodata John Dami Mukese:
  • John Dami Mukese lahir pada tanggal 24 Maret 1950 di Menggol, Benteng Jawa, Manggarai Timur, Flores, NTT.
  • John Dami Mukese meninggal dunia pada pukul 02.15 WITA tanggal 26 Oktober 2017 di RSUD Ende.
© Sepenuhnya. All rights reserved.