Impian Kanak-Kanak
di jalur impian
tempat sepi
kanak-kanak itu bermain
menguasai hari
hingga tergetar tangannya
hangus hatinya
matahari kini di tangan
bulan di telapakan
diam-diam diangsurkan kepada kita
yang kita sebelumnya
memang telah menyembunyikan di dalam hati
Sumber: Sinar Harapan (Th. XV, 7 Februari 1976)
Analisis Puisi:
Puisi "Impian Kanak-Kanak" karya Oei Sien Tjwan menghadirkan nuansa magis dan penuh imajinasi, dengan fokus pada dunia batin anak-anak serta mimpi yang mereka genggam.
Tema
Tema utama puisi ini adalah mimpi dan kepolosan kanak-kanak. Puisi ini menekankan kekuatan imajinasi anak dalam menguasai dunia kecil mereka sendiri, sekaligus menyiratkan hubungan antara masa kanak-kanak dan kehidupan yang lebih luas.
Puisi ini bercerita tentang seorang anak yang bermain di “jalur impian,” di mana ia mampu menguasai hari dan memegang matahari serta bulan. Setiap gerakannya menggetarkan hatinya, menunjukkan keterlibatan emosional yang dalam dan rasa kagum terhadap dunia di sekitarnya.
Makna Tersirat
Secara tersirat, puisi ini menyampaikan pesan tentang keajaiban dunia anak-anak, kemampuan mereka untuk memegang kendali atas imajinasi, dan bagaimana mimpi-mimpi kecil itu diam-diam tersimpan di hati setiap orang hingga dewasa.
Suasana dalam Puisi
Suasana puisi ini lembut, penuh keajaiban, dan sedikit melankolis. Imaji matahari di tangan dan bulan di telapakan menambah kesan magis, menekankan rasa kagum dan keindahan dunia kanak-kanak.
Puisi "Impian Kanak-Kanak" adalah puisi yang merayakan imajinasi, mimpi, dan kepolosan anak-anak. Dengan simbol matahari dan bulan serta jalur impian, Oei Sien Tjwan mengajak pembaca mengingat kembali dunia magis masa kecil dan nilai mimpi yang tersimpan di dalam hati.
Karya: Oei Sien Tjwan