Puisi: Burung Jenjang Putih (Karya Oei Sien Tjwan) Burung Jenjang Putih di kota letih mulut terkunci gerimis pagi matahari mengutuk kota penduduk berselimut rapat-rapat cuma ada beberapa burung -- jen…
Puisi: Musim Bunga Hanya Semerbak di Dahan-Dahan (Karya Oei Sien Tjwan) Musim Bunga Hanya Semerbak di Dahan-Dahan sekuntum suara tiba-tiba merenda dengan akrabnya pada kelopak-kelopak bunga yang menggoda istriku pergi …
Puisi: Impian Kanak-Kanak (Karya Oei Sien Tjwan) Impian Kanak-Kanak di jalur impian tempat sepi kanak-kanak itu bermain menguasai hari hingga tergetar tangannya hangus hatinya matahari kini di tanga…
Puisi: Kupu-Kupu Kecil (Karya Oei Sien Tjwan) Kupu-Kupu Kecil dua kupu-kupu kecil, lebur dalam mimpi daun-daun kering meniti kawat di langit, hijau tua sampai terkulai sayap-sayapnya, sayang reba…
Puisi: Kota Embun dan Halimun (Karya Oei Sien Tjwan) Kota Embun dan Halimun suara harpa meliuk-liuk berdenting melintasi langit merah muda turun ke kota embun dan halimun di sini bangau-bangau menyerahk…
Puisi: Negeri Kabut (Karya Oei Sien Tjwan) Negeri Kabut negeriku jauh terbaring lelap di genggaman mimpi kanak-kanak ada cemara-cemara tersangkut di hatinya itulah musik kecil dengan lampu-lam…
Puisi: Bangau Musim Semi (Karya Oei Sien Tjwan) Bangau Musim Semi Langit timur Menurunkan beberapa nafasnya ke sawah dan ladang membuat air terkejut gemetar dan berdenyut Beberapa anak katak …
Puisi: Gardu Puisi (Karya Oei Sien Tjwan) Gardu Puisi Aku mulai jarang pakai kata negeri. Ia terkesan angkuh, lebar dan sepi. Persoalan yang timbul, selalu berjebul tiada henti. Aku ingin kat…
Puisi: Aku Berjalan Terus (Karya Oei Sien Tjwan) Aku Berjalan Terus Aku berjalan terus akhirnya Mengikuti kapal-kapalanku yang sarat muatan Cinta dan duka kupendam jadi satu di dalamnya Tanpa bisa m…
Puisi: Rumah-Rumahan Surga (Karya Oei Sien Tjwan) Rumah-Rumahan Surga Kanak-kanak itu bercerita bahwa ia telah membuat rumah-rumahan surga Letaknya strategis. Tanahnya besar-besar. Fasilitasnya kelas…