Puisi: Sehabis Berenang (Karya Irma Agryanti)

Puisi "Sehabis Berenang" karya Irma Agryanti bercerita tentang seseorang yang baru saja berenang di laut, merasakan dingin, dan mengalami perubahan ..

Sehabis Berenang

ia kedinginan
di bawah langit kirmizi
jemari yang mengerut ketika laut menerjang
seperti gelung bergelung

alun yang mengangkatnya dari belenggu
ketel logam dan juru masak
menyeru-nyeru

tak ada penghangat di depan tungku
melainkan harum sup
sukacita
yang dicelupkan ke dalamnya

2016

Sumber: Anjing Gunung (2018)

Analisis Puisi:

Irma Agryanti adalah penyair yang puisinya kerap mengolah pengalaman sehari-hari menjadi citraan puitis penuh simbol. Salah satu karyanya, "Sehabis Berenang", tampak sederhana dari judulnya, tetapi justru membuka ruang tafsir yang kaya tentang tubuh, alam, dan keseharian yang penuh keintiman.

Tema

Tema utama puisi ini adalah keseharian yang diolah menjadi pengalaman puitis tentang tubuh, laut, dan kehangatan rumah. Dari berenang di laut hingga kembali pada suasana domestik, penyair menggambarkan perjalanan sederhana yang justru penuh makna.

Puisi ini bercerita tentang seseorang yang baru saja berenang di laut, merasakan dingin, dan mengalami perubahan fisik yang kontras dengan kehangatan suasana rumah. Ia kedinginan di bawah langit kemerahan senja (langit kirmizi), jemarinya mengerut terkena air laut, dan ombak terasa bagai pusaran. Namun, pengalaman itu segera beralih ke suasana hangat: aroma sup yang mendatangkan rasa sukacita, seakan menjadi penghibur setelah tubuh menghadapi dingin dan kerasnya laut.

Makna Tersirat

Makna tersirat dalam puisi ini adalah kontras antara kerasnya alam dengan kelembutan rumah dan kasih sayang. Laut dengan ombaknya menjadi simbol ujian atau beban hidup, sementara kehangatan rumah, ditandai dengan harum sup sukacita, melambangkan kenyamanan, rasa aman, dan pemulihan. Puisi ini juga bisa dibaca sebagai refleksi tentang siklus manusia: menghadapi dunia luar yang keras, lalu kembali pulang untuk menemukan makna kehangatan.

Suasana dalam Puisi

Suasana puisi ini berubah-ubah:
  • Awalnya dingin dan getir (ia kedinginan / di bawah langit kirmizi).
  • Kemudian tegang sekaligus liar (laut menerjang / seperti gelung bergelung).
  • Lalu berubah menjadi hangat dan penuh kebahagiaan (harum sup / sukacita / yang dicelupkan ke dalamnya).
  • Perubahan suasana ini memperlihatkan perjalanan emosional yang dialami tokoh lirik.

Amanat / Pesan yang Disampaikan

Pesan yang bisa ditangkap adalah setelah menghadapi kerasnya hidup, selalu ada ruang hangat yang bisa menjadi tempat kembali dan memberi kekuatan baru. Seperti tubuh yang kedinginan setelah berenang, manusia pun membutuhkan kehangatan rumah, cinta, dan kebersamaan.

Imaji

Puisi ini kaya dengan imaji yang konkret dan mudah divisualisasikan:
  • Imaji visual: “di bawah langit kirmizi”, “jemari yang mengerut”, “laut menerjang”.
  • Imaji gerak: “alun yang mengangkatnya dari belenggu”.
  • Imaji penciuman dan rasa: “harum sup / sukacita”.
Imaji ini membuat puisi terasa hidup dan membangkitkan pengalaman inderawi pembaca.

Majas

Beberapa majas yang tampak dalam puisi ini antara lain:
  • Metafora – “alun yang mengangkatnya dari belenggu” menggambarkan laut tidak hanya sebagai gelombang, melainkan sebagai kekuatan pembebas.
  • Simile (perbandingan) – “seperti gelung bergelung” untuk menggambarkan ombak yang saling bertautan.
  • Personifikasi – “menyeru-nyeru” pada laut memberi sifat manusiawi pada alam.
  • Metonimia – “harum sup / sukacita” menggunakan aroma masakan untuk mewakili suasana bahagia dan kenyamanan rumah.
Puisi "Sehabis Berenang" karya Irma Agryanti menghadirkan kisah sederhana namun sarat makna. Dengan tema keseharian yang menyentuh, ia bercerita tentang pengalaman berenang yang membawa dingin, lalu menemukan kehangatan rumah. Makna tersiratnya menyingkap perenungan: hidup memang penuh tantangan, tetapi selalu ada ruang hangat untuk pulang. Imaji yang kuat dan majas yang cermat menjadikan puisi ini tidak sekadar potret keseharian, tetapi juga refleksi tentang perjalanan batin manusia.

Irma Agryanti
Puisi: Sehabis Berenang
Karya: Irma Agryanti

Biodata Irma Agryanti:
  • Irma Agryanti lahir pada tanggal 28 Agustus 1986 di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
© Sepenuhnya. All rights reserved.