Oleh Nurhadini
Bukittinggi tidak hanya dikenal dengan kota wisata dengan Jam Gadang yang ikonik dan udara sejuk dengan pegunungan, tetapi juga sebagai surga kuliner khas minangkabau. Dibalik hiruk pikuk pasar dan wisatanya, tersimpan beragam hidangan makanan tradisional yang menjadi identitas budaya masyarakat setempat.
Salah satu kulineran yang terkenal di Bukittinggi yaitu nasi kapau. Berbeda dengan nasi padang pada umumnya, nasi kapau disajikan dengan kuah yang lebih kental dan cita rasa rempah yang kuat. Lauk seperti gulai tambusu, dendeng basah, dendeng batokok dan gulai tunjang menjadi makanan favorit pengunjung. Nasi kapau banyak dijumpai di kawasan Pasar Atas Bukittinggi dan tetap mempertahankan cara penyajian tradisional dengan sendok sayur yang bertangkai panjang.
Selain nasi kapau, lontong sayur juga menjadi makanan khas Bukittinggi yang menjadi pilihan sarapan masyarakat setempat. Hidangan ini lontong sayur yang terdiri atas lontong, sayur nangka, dengan kuah yang sangat gurih. Biasanya terdapat kerupuk merah dan sambal lado, lontong sayur menjadi menu sederhana namun mengenyangkan dan banyak dijual pada pagi hari.
Bukittinggi juga terkenal dengan oleh-oleh kerupuk sanjai, cemilan khas yang terbuat dari singkong. Kerupuk ini diolah dengan cara digoreng hingga renyah dan diberi berbagai varian rasa, seperti balado, manis, dan asin. Kerupuk sanjai ini tidak hanya digemari oleh masyarakat setempat, tetapi menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Bukittinggi.
Keberagaman kuliner Bukittinggi tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga melihat nilai budaya, tradisi, dan sejarah masyarakat minangkabau. Setipa hidangan mempunyai cerita dan filosofi tersendiri yang diwariskan secara turun-temurun. Melalui kuliner, Bukittinggi juga memperkenalkan identitas daerahnya kepada para pengunjung sekaligus juga menjaga warisan budaya agar tetap lestari.