Aku Tak Mau Kamu yang Selingkuh
Aku tak mau kamu yang selingkuh
aku memilih tinggal saat pintu terbuka lebar
saat godaan lewat membawa wajah lain
aku tetap pulang pada nama yang sama
Aku tak mau kamu yang selingkuh
aku setia pada janji meski sepi berbisik
meski rindu sering lapar dan tak disuapi
aku menahan diri dari mencuri bahagia orang lain
Aku tak mau kamu yang selingkuh
aku percaya cinta bukan soal berani mencoba
melainkan berani bertahan
meski hati lelah dan dunia menggoda
Aku tak mau kamu yang selingkuh
aku lebih memilih jujur meski sakit
dari pada bahagia sebentar
dari kebohongan yang panjang.
Aku tak mau kamu yang selingkuh
jika akhirnya aku sendiri
jika akhirnya aku tak mengharapkan kamu lagi
jika aku akhirnya berlangkah sendiri
biarlah kesepian temanku
bagiku ialah lebih terhormat
daripada cinta yang penuh dusta
cinta yang penuh kepalsuan
cinta yang dibagi diam-diam
dan sangat menyakitkan
Kupang, Sabtu 17 Januari 2026
Analisis Puisi:
Puisi "Aku Tak Mau Kamu yang Selingkuh" karya Aprianus Gregorian Bahtera merupakan pernyataan sikap yang tegas tentang kesetiaan, kejujuran, dan harga diri dalam relasi cinta. Dengan pengulangan kalimat pembuka yang konsisten, penyair menghadirkan suara batin seseorang yang memilih bertahan pada nilai, meski harus menghadapi sepi, rindu, dan kemungkinan kehilangan.
Tema
Tema puisi ini adalah kesetiaan dan kejujuran dalam cinta di tengah godaan dan kesepian. Puisi menegaskan bahwa cinta sejati bukan soal mencari kebahagiaan instan, melainkan menjaga komitmen.
Puisi ini bercerita tentang seseorang yang secara sadar menolak perselingkuhan. Meski pintu godaan terbuka lebar dan dunia menawarkan “wajah lain”, ia memilih pulang pada satu nama. Ia lebih rela menanggung sepi, lapar rindu, bahkan kehilangan, daripada menikmati kebahagiaan yang dibangun di atas kebohongan.
Makna tersirat
Makna tersirat puisi ini menunjukkan bahwa kesetiaan adalah bentuk keberanian yang paling sunyi. Menahan diri dari selingkuh bukan karena tidak ada kesempatan, tetapi karena adanya prinsip dan penghormatan terhadap diri sendiri serta orang lain. Kesepian dipandang lebih bermartabat daripada cinta yang dibagi diam-diam.
Suasana dalam puisi
Puisi ini menghadirkan suasana tegas, reflektif, dan getir. Ada keteguhan hati yang kuat, namun juga terselip rasa lelah, sedih, dan kepedihan akibat pilihan yang tidak mudah.
Amanat / pesan yang disampaikan puisi
Amanat yang dapat ditangkap dari puisi ini adalah ajakan untuk menjunjung tinggi kejujuran dan kesetiaan dalam hubungan. Puisi ini menegaskan bahwa kebahagiaan sejati tidak lahir dari pengkhianatan, dan harga diri jauh lebih penting daripada cinta yang palsu.
Puisi "Aku Tak Mau Kamu yang Selingkuh" karya Aprianus Gregorian Bahtera menampilkan cinta sebagai pilihan etis, bukan sekadar perasaan. Dengan bahasa yang lugas dan berulang, puisi ini menjadi pengakuan sekaligus pernyataan moral: bahwa kesetiaan mungkin menyakitkan, tetapi pengkhianatan selalu lebih melukai.