Puisi Aprianus Gregorian Bahtera

Puisi: Kamu Sungguh Mengerti (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Kamu Sungguh Mengerti Aku sangat beruntung mendapatmu aku amat bahagia saat kamu berada di sisiku Pengertianmu sungguh terasa Kejujuran dan keterbuka…

Puisi: Terbukalah dengan Rasa yang Ada (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Terbukalah dengan Rasa yang Ada Badan ada di sisiku, tapi hati dan pikiran sedang memikirkan dia. Itu yang dinamakan cinta di dalam kemesraan itu tid…

Puisi: Sucikan Tubuh dengan Gaya Berpakaian (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Sucikan Tubuh dengan Gaya Berpakaian Wahai kaum hawa dengar seruan ini pusar terbuka, belahan dada menganga lebar Di layar sosmed, tubuh jadi pajanga…

Puisi: Olivia (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Olivia Olivia, namamu lahir dari zaitun yang damai, ranting kecil pembawa harapan setelah badai. Namun dalam hidupku, kau datang tak sekadar teduh, k…

Puisi: Botol (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Botol B iarkan dia yang tidak ingin dijaga rasanya pergi tak perlu kau kejar tak perlu berjuang tuk meraihnya hingga dapat dan kau peluk kembali jika…

Puisi: Gagal dalam Cinta Itu Biasa (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Gagal dalam Cinta Itu Biasa Jalan singkat saat gagal dalam cinta jangan diambil tak perlu dipilih kesempatan untuk hidup hanya sekali tak ada kesempa…

Puisi: Jangan Kau Ragukan Cintaku (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Jangan Kau Ragukan Cintaku Jangan kau ragukan cintaku Ia tumbuh tanpa suara Seperti akar yang bekerja dalam diam menjaga pohon tetap berdiri Aku menc…

Puisi: Jagalah Ikatan Perkawinan (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Jagalah Ikatan Perkawinan Jagalah ikatan perkawinan ia bukan simpul tali yang sekali ikat lalu lupa ia anyaman waktu disulam sabar sabar dan doa rapu…

Puisi: Ke Mana Perginya Alam Lestari (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Ke Mana Perginya Alam Lestari Dulu sering ku lihat hamparan hijau sawah beratapkan langit biru Kiri kanan sawah, tengahnya sungai Di antara gunung ma…

Puisi: Untuk Kamu, Yang Sempat Hadir (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Untuk Kamu, Yang Sempat Hadir Aku tadi bilang bahwa aku merindukanmu tapi setelah aku menulis ini semua aku tak lagi merasakannya, aku sedang terseny…

Puisi: Celana (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Celana C inta kini sering dipercepat seolah sabar itu kuno dan memalukan E tika ditawar demi pengakuan asal terlihat mesra di layar kecil lengan sali…

Puisi: Tanda (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Tanda T iap kali kita jatuh cinta kadang menyenangkan kadang tidak karena yang diinginkan juga mempunyai rasa namun tidak menyenangkan bila raga yang…

Puisi: Memaafkan Diri Pelan-Pelan (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Memaafkan Diri Pelan-Pelan Aku berani menoleh dan arahnya ke belakang namun bukan untuk meraihnya dan tanpa ingin untuk kembali tapi hanya ingin meng…

Puisi: Aku Tak Mau Kamu yang Selingkuh (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Aku Tak Mau Kamu yang Selingkuh Aku tak mau kamu yang selingkuh aku memilih tinggal saat pintu terbuka lebar saat godaan lewat membawa wajah lain aku…
© Sepenuhnya. All rights reserved.