Puisi Aprianus Gregorian Bahtera

Puisi: Ibu Kartini (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Ibu Kartini Ingin melihat perempuan berdiri sejajar, bukan di belakang bayangan Berani melawan sunyi, meski dunia menutup pintu bagi langkahnya Usaha…

Puisi: Pejuang Rupiah (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Pejuang Rupiah kini dirimu sedang meniti pilihan yang telah kamu pilih memilih untuk langsung meraba dunia pekerjaan tanpa harus meraih toga bukanlah…

Puisi: Mita (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Mita M enunggu bukan bukti setia kalau tanpa arah yang jelas. Maka tanyakan, apakah dia hadir karena mau, atau hanya sempat. I ngat, kata-kata manis …

Puisi: Tendanglah pada Saatnya (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Tendanglah pada Saatnya Ada langkah yang harus dijaga tak semua rasa perlu segera dilepas hati memang mudah terbakar tapi api pun butuh tempat yang t…

Puisi: Paskah Membawa Semangat (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Paskah Membawa Semangat Pagi datang dengan cahaya lembut seperti harapan yang lahir kembali paskah datang menyapa hati mengajak jiwa bangkit dan berd…

Puisi: Janda Malaysia (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Janda Malaysia ia pergi membawa mimpi meninggalkan rumah dan janji katanya hanya mencari rezeki untuk anak istri di kampung sendiri Hari-hari di nege…

Puisi: Makna dari Wisuda (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Makna dari Wisuda Wisuda bukan hanya toga dan senyum di foto bukan sekadar langkah di atas panggung itu ia adalah jejak lelah yang tidak terlihat dan…

Puisi: Berbuat Baiklah (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Berbuat Baiklah Kehidupan di dunia tidak memberikan kekekalan pada kita, bila kita tidak menyempatkan waktu untuk saling menolong kebaikan terhadap s…

Puisi: Teranjur Basah (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Teranjur Basah Bulan jatuh diam di halaman malam dua hati pernah lupa menimbang arah langkah terlanjur menjejak jalan yang sama Seperti tubuh yang te…

Puisi: Terima Kasih (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Terima Kasih Kamu telah hadir Untuk membahagiakan aku dan kebahagiaan bersamamu Sangat aku rasakan Terima kasih Cinta dan waktu yang selalu ada untuk…

Puisi: Kamu Sungguh Mengerti (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Kamu Sungguh Mengerti Aku sangat beruntung mendapatmu aku amat bahagia saat kamu berada di sisiku Pengertianmu sungguh terasa Kejujuran dan keterbuka…

Puisi: Terbukalah dengan Rasa yang Ada (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Terbukalah dengan Rasa yang Ada Badan ada di sisiku, tapi hati dan pikiran sedang memikirkan dia. Itu yang dinamakan cinta di dalam kemesraan itu tid…

Puisi: Sucikan Tubuh dengan Gaya Berpakaian (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Sucikan Tubuh dengan Gaya Berpakaian Wahai kaum hawa dengar seruan ini pusar terbuka, belahan dada menganga lebar Di layar sosmed, tubuh jadi pajanga…

Puisi: Olivia (Karya Aprianus Gregorian Bahtera)

Olivia Olivia, namamu lahir dari zaitun yang damai, ranting kecil pembawa harapan setelah badai. Namun dalam hidupku, kau datang tak sekadar teduh, k…
© Sepenuhnya. All rights reserved.