Berdamai dengan Keadaan
Mari berdamai dengan keadaan, menjalani hari dengan senyuman dan diakhiri dengan senyuman pula. Terlalu melelahkan bukan jika terus bertanya,
“kenapa aku?”
“kenapa begini?”
Bukankah dengan merasa marah dan menyalahkan keadaan tidak mengubah kenyataan?
Mau sampai kapan menyalahkan Tuhan?
Bukankah kamu tahu apa yang ditakdirkan selalu memiliki kebaikan?
Mari mencoba berdamai dengan apa yang Ia tentukan, mari percaya apa pun yang terjadi pasti demi kebaikan kita sendiri.
Pojok Kamar, 16 November 2025
Analisis Puisi:
Puisi "Berdamai dengan Keadaan" karya Pena Senja merupakan puisi reflektif yang bernuansa spiritual dan motivasional. Disampaikan dengan bahasa lugas dan langsung, puisi ini mengajak pembaca untuk menghentikan pergulatan batin yang melelahkan dan mulai menerima kenyataan hidup dengan kesadaran serta keikhlasan.
Tema
Tema utama puisi ini adalah penerimaan diri dan keikhlasan dalam menghadapi takdir. Puisi ini juga mengangkat tema hubungan manusia dengan Tuhan serta upaya berdamai dengan kenyataan hidup yang tidak selalu sesuai harapan.
Puisi ini bercerita tentang ajakan untuk berhenti melawan keadaan dan mulai menerima hidup apa adanya. Penyair mengajak pembaca untuk menjalani hari dengan senyuman, berhenti mempertanyakan nasib secara berulang, dan tidak terus-menerus menyalahkan keadaan maupun Tuhan atas apa yang terjadi.
Makna tersirat
Makna tersirat dalam puisi ini adalah kritik terhadap sikap manusia yang terjebak dalam kemarahan dan pertanyaan tanpa ujung. Penyair menyiratkan bahwa pergulatan batin tersebut justru menguras energi dan menjauhkan manusia dari ketenangan. Dengan berdamai pada keadaan, manusia dapat menemukan makna dan kebaikan yang tersembunyi di balik setiap peristiwa.
Suasana dalam puisi
Suasana dalam puisi ini terasa tenang, menenangkan, dan reflektif. Nada ajakan yang lembut membuat puisi ini seperti nasihat batin yang menuntun pembaca menuju keteduhan dan kelegaan jiwa.
Amanat / pesan yang disampaikan puisi
Amanat yang dapat ditangkap adalah pentingnya kepercayaan dan keikhlasan terhadap takdir Tuhan. Puisi ini mengajarkan bahwa marah dan menyalahkan keadaan tidak akan mengubah kenyataan, sedangkan penerimaan dan keyakinan justru membuka ruang bagi kedamaian dan kebaikan hidup.
Puisi "Berdamai dengan Keadaan" karya Pena Senja adalah puisi perenungan yang mengajak pembaca untuk berhenti melawan hidup dan mulai memeluk kenyataan dengan keikhlasan. Dengan nada sederhana namun penuh makna, puisi ini menjadi pengingat bahwa kedamaian sering kali lahir bukan dari perubahan keadaan, melainkan dari perubahan cara memandangnya.
Karya: Pena Senja
Biodata Pena Senja:
Pena Senja lahir pada tanggal 20 Februari 2004 di Tangerang. Sejak duduk di kelas 4 SD, tepatnya di SDN Sukamanah 1, ia sudah gemar mengumpulkan komik dengan berbagai genre, di antaranya ada cerita rakyat, horor, dan jenaka. Ia memiliki hobi membaca, menulis, dan menonton film. Gadis dengan zodiak pisces ini sangat suka dengan warna biru, katanya biru itu bisa menenangkan bisa juga menenggelamkan.