Analisis Puisi:
Puisi: "Kau Kekasihku" karya Isbedy Stiawan ZS mencerminkan perjalanan emosional seorang kekasih yang terus mencari dan mengejar kehadiran yang dicintainya.
Motif Pejalan Malam: Puisi ini menggunakan motif pejalan malam sebagai simbol pencarian yang tidak pernah berakhir. Pejalan malam tidak memiliki tempat tinggal tetap, dan demikian pula dengan kekasih dalam puisi ini yang terus-menerus mencari dan mengejar cinta.
Pencarian Tanpa Henti: Tokoh dalam puisi ini digambarkan sebagai pencari yang tidak kenal lelah. Dia mengejar kekasihnya di darat, laut, dan langit, menunjukkan keteguhan dan ketabahan hatinya dalam mencari cinta yang sejati.
Ikatan yang Tak Terputus: Meskipun pencarian itu panjang dan penuh tantangan, tokoh tetap setia pada janjinya kepada kekasihnya. Dia telah berjanji untuk tetap mencintai dan mengejar kekasihnya, tak peduli seberapa sulitnya perjalanan itu.
Referensi Mitologis: Puisi ini menyelipkan referensi mitologis tentang Adam dan Hawa, yang diyakini sebagai pasangan manusia pertama dalam tradisi agama. Penyebutan tempat mereka bertemu, dari Cina hingga Medinah, memberikan dimensi epik pada perjalanan cinta yang digambarkan dalam puisi.
Kesatuan Cinta: Penutup puisi membawa nuansa kesatuan cinta, di mana kekasih akhirnya bersatu sepenuhnya di tempat yang bernama "Rahmah", yang dapat diartikan sebagai tempat yang penuh dengan rahmat dan cinta.
Puisi "Kau Kekasihku" mengeksplorasi tema pencarian cinta yang tak kenal lelah dan keabadian ikatan antara dua hati yang mencintai. Puisi ini adalah penggambaran yang indah tentang kesetiaan, keteguhan, dan harapan akan persatuan akhir yang dijanjikan oleh cinta sejati.
