2015

Puisi: Surat Akar pada Daun (Karya Rini Intama)

Surat Akar pada Daun Aku masih mendengar suara terngiang dari rumahmu, saat butiran hara sulit sekali kutemukan di jantung bingar suara orang berdoa …

Puisi: Taman Belakang (Karya Acep Zamzam Noor)

Taman Belakang Taman belakang Suara burung-burung Hangatkan pagi Dari jauh terdengar Tangis nyaring si bayi 2015 Sumber:  Tonggeret (2020) Analisis P…

Puisi: Kau Kekasihku (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Kau Kekasihku akulah pejalan malam. tak berumah di tanah tak rehat di langit. di laut dan darat aku memburu. menangkapmu hingga tak…

Puisi: Mengutuk Masa Lalu (Karya Raedu Basha)

Mengutuk Masa Lalu Dan meledak semua ingatan-ingatan yang mengapi selama ini sumbu-sumbu menyala di tiap angka zaman kobarannya membakar segal…

Puisi: Susu (Karya Kinanthi Anggraini)

Susu Dari dua buah dada telanjang disambut kepala mungil telentang menghisap puting yang tak pernah tidur dari kau terjaga hingga menden…

Puisi: Hujan Bulan Februari (Karya Kurniawan Junaedhie)

Hujan Bulan Februari ( Catatan untuk Febe ) Hujan bulan Februari turun rinai. Kaca jendela kamarku berkabut, dan…

Puisi: Istri (Karya Hasbi Burman)

Istri Istri menangis terisak di tepi ranjang karena suaminya tak jadi berangkat perang. 28 September 2015 Analisis Puisi : Puisi ini, d…

Puisi: Jalan Kecantikan (Karya Joko Pinurbo)

Jalan Kecantikan Kau telah menemukan jalanmu: jalan berliku dan berbatu-batu menuju mata airmu di celah bukit itu. Malam meremang-redupkan…

Puisi: Mata Api Matamu (Karya D. Kemalawati)

Mata Api Matamu Aku tak peduli lagi kata-katamu kau sendu tatkala gerimis dan bulan jatuh di dermaga, di ata…

Puisi: Dengan Sepatu Kecil Anak-Anak yang Menyeberang (Karya Goenawan Mohamad)

Dengan Sepatu Kecil Anak-Anak yang Menyeberang in memoriam Aylan Kurdi (2012-2015) Tentu saja di pulau itu orang-orang Kos tak mendengar dera…

Puisi: Anak-Anak (Karya Goenawan Mohamad)

Anak-Anak Di dinding rumah hitam yang ia ingat 60 tahun kemudian tertulis empat huruf nama anak yang tak …

Puisi: Tentang Orang Datang (Karya Goenawan Mohamad)

Tentang Orang Datang Dalam mimpi burukku kau datang merah padam seperti kusta. Bertopi kelasi, turun dari kapal, dan berkata, "Aku …

Puisi: Agustus (Karya Alex R. Nainggolan)

Agustus : assyifa chalisa nainggolan sembilan tahun, agustus berkemah di tubuhmu. dibangunkannya engkau dengan belajar angka dan aksa…

Puisi: Mendengar Kembali Bluette Dave Brubeck Quartet (Karya Goenawan Mohamad)

Mendengar Kembali Bluette Dave Brubeck Quartet untuk Kanvas Joan Miro Beri aku, Brubeck, Beri aku siang yan…

Puisi: Semua akan Puitis pada Waktunya (Karya Raedu Basha)

Semua akan Puitis pada Waktunya Kau pun terasing menyesapi doa orang-orang kalah betapa hanya yang tak tampak tempat rebah paling  nyenyak …
© Sepenuhnya. All rights reserved.