Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi: Mencintai Malam (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Puisi "Mencintai Malam" karya Isbedy Stiawan ZS menggambarkan pengalaman yang indah dan bermakna dari perspektif penyair yang jatuh cinta pada ...
Mencintai Malam

ada yang tak terucap: pesona
lalu kuburu setiap pasir-pasir
yang bergerak oleh ombak
merekam tiap denyut

ada getar tak terkatakan: cinta
kucari hingga pantaipantai di sini -
pasir bogak, teluk nipah, dan... -
kau tumbuh di taman
dalam senandung lagu
dan irama puisi

di arena pangkor kita jadi penyair
mencintai malam yang rebah
di sini, kau lagukan rindu
aku rekam dalam syair rindu
selalu ingin kembali
ingin pulang ke pangkor.

2014-2015

Analisis Puisi:

Puisi "Mencintai Malam" karya Isbedy Stiawan ZS menggambarkan pengalaman yang indah dan bermakna dari perspektif penyair yang jatuh cinta pada malam dan keindahan alamnya.

Pesona Alam: Penyair memulai dengan menciptakan suasana yang memikat dengan menggambarkan pesona malam. Malam di sini menjadi simbol keindahan alam yang memukau, diwakili oleh pemandangan pasir-pasir yang bergerak oleh ombak. Ada kekuatan dalam ketenangan dan keindahan yang ditemukan dalam kegelapan malam.

Pencarian Makna: Ada nuansa pencarian makna dan kehadiran cinta yang tak terucapkan dalam puisi ini. Penyair mencari-cari pesona dan getaran cinta di sekitar pantai, mencoba merasakan kehadiran kekasihnya di setiap sudut alam. Pantai-pantai yang disebutkan menjadi tempat-tempat di mana cinta menyatu dengan alam, menciptakan suasana romantis dan damai.

Identitas sebagai Penyair: Penyair menggambarkan perasaannya sebagai seorang penyair yang terinspirasi oleh keindahan malam dan alam sekitarnya. Dia merasa terhubung dengan alam dan musik puisi yang tercipta dari keindahan malam di Pangkor. Di sini, malam menjadi arena di mana keindahan alam dan cinta menjadi sumber inspirasi untuk karya-karya seni.

Rindu dan Kepulangan: Ada rasa rindu yang kuat dalam puisi ini, ditandai dengan keinginan yang kuat untuk kembali ke Pangkor. Tempat ini menjadi simbol kebahagiaan, kedamaian, dan keintiman di mana kenangan indah dibangun bersama kekasih. Kepulangan di sini bukan hanya fisik, tetapi juga spiritual, menuju kedamaian dan keintiman yang telah hilang.

Penyair sebagai Perekam Rindu: Puisi ini juga mencerminkan peran penyair sebagai perekam rindu. Dia merekam setiap detail keindahan malam dan momen-momen romantis dengan kekasihnya dalam kata-kata dan syair. Puisi menjadi medium di mana rasa rindu dan keindahan malam diabadikan untuk selamanya.

Dengan gaya yang indah dan imajinatif, Isbedy Stiawan ZS berhasil menciptakan sebuah puisi yang memukau dan mendalam tentang cinta, keindahan alam, dan kehadiran spiritual. Puisi "Mencintai Malam" mengajak pembaca untuk merenungkan tentang hubungan manusia dengan alam dan kekuatan emosional cinta yang memenuhi jiwa.

Isbedy Stiawan ZS
Puisi: Mencintai Malam
Karya: Isbedy Stiawan ZS
© Sepenuhnya. All rights reserved.