Analisis Puisi:
Puisi "Peta" karya Ook Nugroho menghadirkan perenungan sederhana namun tajam tentang perjalanan hidup. Dengan bahasa yang hemat dan metafora keseharian, penyair menggambarkan manusia sebagai pejalan yang bergerak tanpa benar-benar memahami arah dan tujuan. Puisi ini menyoroti keterputusan antara gerak, kesadaran, dan makna dalam kehidupan.
Tema
Tema utama puisi ini adalah ketidakpastian arah hidup dan kebingungan eksistensial. Puisi ini juga menyentuh tema kepasrahan manusia dalam menjalani perjalanan tanpa peta yang jelas.
Puisi ini bercerita tentang perjalanan yang dijalani tanpa kepastian tujuan. Kaki berjalan tanpa mengerti ke mana arah langkah, sepatu mengikuti tanpa bertanya, dan jalan sendiri tidak menjanjikan apa pun. Penyair kemudian menyadari bahwa bukan hanya kaki dan sepatu yang tidak paham arah, melainkan dirinya sendiri yang tak mampu membaca “peta buta musim ini”.
Makna tersirat
Makna tersirat puisi ini adalah gambaran kondisi manusia yang kerap bergerak mengikuti arus hidup tanpa kesadaran penuh akan tujuan. Kaki dan sepatu melambangkan tubuh dan kebiasaan, sementara jalan melambangkan kehidupan yang netral dan tidak memberi jaminan. “Peta buta musim ini” menyiratkan situasi zaman atau fase hidup yang kacau, di mana petunjuk arah menjadi kabur dan tidak lagi bisa diandalkan.
Puisi ini menyiratkan kritik halus terhadap hidup yang dijalani secara otomatis, tanpa refleksi mendalam.
Suasana dalam puisi
Suasana dalam puisi terasa tenang, lirih, dan reflektif. Tidak ada kepanikan, melainkan kesadaran sunyi tentang kebingungan dan keterbatasan diri.
Amanat / pesan yang disampaikan puisi
Amanat atau pesan yang disampaikan puisi ini dapat dimaknai sebagai ajakan untuk berhenti sejenak dan merenungkan arah hidup. Puisi ini mengingatkan bahwa berjalan tanpa memahami tujuan berisiko membuat manusia tersesat, meski tampak terus bergerak.
Puisi "Peta" adalah puisi reflektif yang sederhana namun menggugah. Ook Nugroho berhasil menyampaikan kegelisahan eksistensial manusia modern melalui simbol-simbol kecil yang akrab, mengajak pembaca meninjau kembali ke mana sebenarnya langkah hidup sedang diarahkan.
Karya: Ook Nugroho
Biodata Ook Nugroho:
- Ook Nugroho lahir pada tanggal 7 April 1960 di Jakarta, Indonesia.
