Puisi: Setindak-Setindak Lurus Jalan Bidak (Karya Ook Nugroho) Setindak-Setindak Lurus Jalan Bidak Aku suka pada bidak Aku terpesona pada jalannya beringsut Jalannya tak pernah terburu Dari dulu sudah begitu Seti…
Puisi: Roti (Karya Ook Nugroho) Roti Kami diberitahu Tubuh tuhan adalah roti Tersaji saban pagi Di altar tinggi Ke tempat itu Kami saksikan serangga Pelacur dan juru sita Terbang me…
Puisi: Piknik ke Pantai (Karya Ook Nugroho) Piknik ke Pantai : Frida Nathania Kalau jadi nanti Pergi piknik ke pantai Tolong sampaikan salam saya Kepada ombak Kepada samudra Kepada cakrawala Bi…
Puisi: Di Perpustakaan (Karya Ook Nugroho) Di Perpustakaan Kau pernah berjanji menawariku sejumlah jawaban, sejumlah alasan, untuk sekian kesangsian yang melahirkanku ke dunia. Tapi tak kau se…
Puisi: Pemulung Sore (Karya Ook Nugroho) Pemulung Sore Sengaja kususuri sore Di trotoar kutemukan Sayup sisa makian siang Kata-kata berceceran Lepas dari sumber kisahnya Ada yang tak utuh la…
Puisi: Mudik (Karya Ook Nugroho) Mudik ( 1 ) Jika kata-kata ini dibolehkan mudik Ke mana kiranya mereka bakal mudik? Kukira mereka akan kembali Ke mula bahasa, ke pangkal bunyi Pulan…
Puisi: Di Ruang Itu (Karya Ook Nugroho) Di Ruang Itu Di ruang itu Kami bertiga saja Bapa, dia dan saya Adapun Bapa Diam dan rahasia Sebagai biasa Adapaun dia (Dan saya) Saling mereka Lelako…
Puisi: Tiga Pasang Sepatu (Karya Ook Nugroho) Tiga Pasang Sepatu Nah, ia kini sudah punya tiga pasang sepatu: Sepatu kerja, sepatu buat santai Satunya lagi sepatu khusus ke gereja Sungguh celaka …
Puisi: Enam Langkah Jalan Bidak (Karya Ook Nugroho) Enam Langkah Jalan Bidak Jangan pernah menyebut Kami bangsa cebol Hanya karena lelangkah Kami beringsut pelan Ingatlah, kami hanya perlu Enam langkah…
Puisi: Tema Insomnia (Karya Ook Nugroho) Tema Insomnia : Aan Mansyur Di hari tuanya Tak banyak lagi urusan Yang mengusiknya Ia pun lebih banyak Tinggal di rumah Membaca Atau sesekali…
Puisi: Sore (Karya Ook Nugroho) Sore Sore telah jadi redup Di luar tahu kita. Ada mendung Menggantung pada sisa barisnya Ada angin dan murung Berkabar lewat pohon-pohon Dan cericit …
Puisi: Di Terminal (Karya Ook Nugroho) Di Terminal Sejumlah tujuan terus ditawar-tawarkan Sejumlah keberangkatan terus juga dipaksakan Ssst, sekian kehilangan ada juga mengintai Nyelinap d…
Puisi: Dunia Tak Begitu Buruk (Karya Ook Nugroho) Dunia Tak Begitu Buruk Dunia tak begitu buruk dalam sebuah sajak. Tapi kau harus bergulat lebih dulu, merebutnya. Menyudahi sekat-sekat bahasa yang m…
Puisi: Peta (Karya Ook Nugroho) Peta Kaki tak pernah Merasa mengerti Ke mana tujuan Perjalanan ini Sepatu tak merasa Perlu mengusut Ke mana sebetulnya Ia diajak pergi Jalan tak pern…
Puisi: Pulang Kerja (Karya Ook Nugroho) Sajak Pulang Kerja Pulang kembali ke rumah Engkau pun berhenti menjadi kertas Berhenti menjadi angka-angka Sekadar kolom-kolom penjumlahan Keranjang …