Puisi Ook Nugroho

Puisi: Perang (Karya Ook Nugroho)

Perang Setiap hari adalah peperangan  Kita di medan tak bernama ini Menembakkan peluru-peluru sunyi Kepada lawan tiada dikenal Wajah dan warna seraga…

Puisi: Kisah Pulang (Karya Ook Nugroho)

Kisah Pulang Mereka terus membangun Semakin banyak rumah dan gedung Juga gudang, lorong-lorong dan guha Rahasia, tapi tambah tak yakin Musti pulang k…

Puisi: Tinju (Karya Ook Nugroho)

Tinju Kujotoskan kata-kataku Kuarahkan ke liat tubuh sepi Yang terus mengurung Merongrongku dengan kekosongan Dari cuaca ke cuaca. Ketahuilah Pertaru…

Puisi: Laut (Karya Ook Nugroho)

Laut Tak ada kata pertama dalam puisi. Kita hanya ombak sepercik tercemplung dalam buas samudra. Mungkin ada yang masih bermimpi menemu pantai –  ser…

Puisi: Bus Kota (Karya Ook Nugroho)

Bus Kota Sajak-sajakku telah penuh Tak tahu di mana lagi mesti menaruh Harapan dan keluh-kesahmu itu Kata dan baris begitu berjejal Ada yang terpaksa…

Puisi: Gawang (Karya Ook Nugroho)

Gawang Bergantian nasib buruk Dan mujur menerpa masuk Saya tak menampiknya Pun tak menyetujuinya Nasib buruk dan mujur Bagi saya sama belaka Keduanya…

Puisi: Patung (Karya Ook Nugroho)

Patung Aku hanya akan memandangmu Menjangkaumu lenganku tak sampai Kau datang dari khazanah yang lain Yang jauh, bahasamu luput kupahami Jadi aku han…

Puisi: Penguburan (Karya Ook Nugroho)

Penguburan Pada saatnya tubuhmu diturunkan ke dasar kisah –  usai sudah lakonmu. Kau kini puisi, maha puisi, tiada lagi kata perlu ditambahkan pada p…

Puisi: Monolog Malam (Karya Ook Nugroho)

Monolog Malam Malam-malam sepi seperti ini Biasanya kau kembali lagi Pada sosokmu yang asli Pejalan sunyi di gurun-gurun waktu Sendirian dan tanpa ha…

Puisi: Menunggu (Karya Ook Nugroho)

Menunggu Kematian menciptakan kerepotan Mendadak di rumah kontrakan Kami yang kecil Kursi-kursi plastik diajarkan Di teras yang sempit itu Panganan s…

Puisi: Setindak-Setindak Lurus Jalan Bidak (Karya Ook Nugroho)

Setindak-Setindak Lurus Jalan Bidak Aku suka pada bidak Aku terpesona pada jalannya beringsut Jalannya tak pernah terburu Dari dulu sudah begitu Seti…

Puisi: Mudik (Karya Ook Nugroho)

Mudik ( 1 ) Jika kata-kata ini dibolehkan mudik Ke mana kiranya mereka bakal mudik? Kukira mereka akan kembali Ke mula bahasa, ke pangkal bunyi Pulan…
© Sepenuhnya. All rights reserved.