Tentang Renggang
Merindukanmu menghadirkan luka yang kubalut tawa
Menertawai kebodohan tentang harap
Bahwa semua kembali semula
Berbunga-bunga dan bahagia
Lembar kisah kian berdebu
Menceritakan kisah yang telah berlalu
Tentang dua orang asing
Yang kini kembali terasing
Temanimu merajut mimpi, membantu pulih
Itulah tugas figuran yang akan berpamit
2022
Analisis Puisi:
Puisi "Tentang Renggang" karya Khusnu Al Mufidah menciptakan gambaran yang puitis dan terasa penuh dengan rasa kehilangan dan perpisahan. Penyair mengekspresikan perasaan kekosongan dan kesedihan yang muncul ketika hubungan atau kesatuan antara dua orang yang pernah dekat kini berakhir.
Kehilangan dan Kesedihan: Penyair menyampaikan rasa kehilangan dan kesedihan yang muncul setelah berpisah. Rasa kehilangan ini terasa melalui kesan perasaan yang terluka, yang tertutupi dengan tawa palsu, seperti upaya untuk menghindari rasa sakit dari kehilangan.
Kenangan yang Berdebu: Lembar kisah yang telah berlalu menceritakan kisah tentang dua orang yang dulunya dekat, namun kini hubungan mereka telah berubah. Terdapat kesan nostalgia di mana kenangan masa lalu yang pernah indah dan penuh kebahagiaan kini menjadi debu karena waktu dan jarak yang terpisah.
Pertemuan dan Pamitan: Penyair menyinggung tentang bagaimana teman yang pernah mendukung dan merajut mimpi kini akan berpamitan. Perpisahan ini mungkin menandai akhir dari suatu kesatuan, baik itu dalam hubungan atau ikatan lainnya, yang tampaknya tidak akan sama seperti sebelumnya.
Puisi ini menghadirkan gambaran perpisahan, kehilangan, dan rasa nostalgia akan masa lalu yang pernah indah, namun kini telah berubah. Penyair secara halus mengekspresikan perasaan perpisahan dan kesedihan ketika dua orang yang dulunya dekat sekarang berjarak. Ada nuansa perpisahan yang mendalam, mewakili suatu kisah yang mungkin telah berakhir.
