Indonesiaku adalah Indonesia
Indonesiaku adalah Indonesia
Menjinakkan badai dalam matanya
Mengobarkan birahi dari rambutnya
Memabukkan pelaut mengejar pantainya
Rerumputan tergerai
coklat tanahnya melambai
Dengus sapa kudengar
menggeram diam-diam
di bayang hutan?
Siapa menimba telaga purba
hingga kering kerontang
dari hutan-hutan rimba meracun ladang-ladang
terbuka mencabut bunga-bunga
dari taman suaka
Siapa menabuh gondang
menabuh dondang?
Indonesiaku
adalah Indonesia. Langit segala harap
Pacu segala rindu. Debar segala getar
Cumbu segala bunga
1981
Sumber: Indonesia Berbisik (1999)
Analisis Puisi:
Puisi “Indonesiaku adalah Indonesia” karya B. Y. Tand menghadirkan gambaran Indonesia yang kaya simbol dan rasa. Penyair menekankan identitas Indonesia melalui alam, budaya, dan getaran emosional yang hadir dalam pengalaman sehari-hari. Dengan bahasa yang puitis dan metaforis, puisi ini mengekspresikan cinta tanah air sekaligus kesadaran atas tantangan yang dihadapi negeri.
Tema
Tema utama puisi ini adalah kebanggaan dan identitas Indonesia. Puisi ini juga menyinggung hubungan manusia dengan alam, budaya, dan kekayaan rasa yang membentuk karakter bangsa.
Puisi ini bercerita tentang Indonesia sebagai sebuah entitas yang hidup, penuh energi, dan memiliki karakter unik. Indonesia digambarkan menjinakkan badai, mengobarkan birahi, dan memabukkan pelaut yang mengejar pantainya. Penyair juga menyoroti kerusakan yang mengancam negeri—hutan yang dikeringkan, bunga-bunga yang dicabut, dan ladang-ladang yang diracun—menunjukkan realitas sosial dan ekologis yang harus dihadapi.
Makna tersirat
Makna tersirat puisi ini adalah pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya Indonesia. Simbol alam seperti telaga purba, hutan rimba, dan taman suaka menunjukkan kekayaan yang perlu dilindungi, sementara energi dan rasa yang dibangkitkan menggambarkan semangat bangsa. Puisi ini menyiratkan bahwa cinta tanah air tidak hanya sebatas kata-kata, tetapi juga kesadaran akan tanggung jawab terhadap lingkungan dan identitas budaya.
Suasana dalam puisi
Suasana dalam puisi terasa dinamis, bersemangat, dan terkadang tegang. Ada kombinasi antara kekaguman terhadap kekuatan alam dan ketegangan akibat ancaman kerusakan. Kontras ini membangun pengalaman emosional yang kompleks, memadukan rasa bangga, cemas, dan penuh gairah terhadap negeri.
Amanat / pesan yang disampaikan puisi
Amanat puisi ini adalah perlunya cinta tanah air yang aktif dan sadar. Indonesia bukan sekadar wilayah geografis, tetapi entitas hidup yang perlu dijaga, dihargai, dan dirasakan. Puisi ini mendorong pembaca untuk menghargai alam, budaya, dan semangat Indonesia sebagai bagian dari identitas bersama.
Puisi “Indonesiaku adalah Indonesia” adalah puisi yang memadukan simbol alam, budaya, dan rasa untuk mengekspresikan identitas bangsa. B. Y. Tand berhasil menghadirkan Indonesia sebagai negeri yang hidup, penuh energi, dan memerlukan kesadaran serta perlindungan dari seluruh warganya, menjadikan puisi ini relevan sebagai renungan nasional dan apresiasi terhadap alam dan budaya Indonesia.
Karya: B. Y. Tand
Biodata B. Y. Tand:
- B. Y. Tand (Burhanuddin Yusuf Tanjung) lahir pada tanggal 10 Agustus 1942 di Indrapura, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.
