Puisi: Menyambut Kedatangan Sang Kekasih (Karya Hendro Siswanggono)

Puisi “Menyambut Kedatangan Sang Kekasih” karya Hendro Siswanggono menggambarkan intensitas perasaan manusia dalam cinta: antara rindu, gairah, ...
Menyambut Kedatangan
Sang Kekasih

Menyambut kedatangan sang kekasih
dengan teriakan putus asa dan gelap mata
Kulemparkan tubuhmu ke tempat tinggi
agar aku dapat mengejarmu lebih tinggi lagi
Saputangan merah kirmizi kukibarkan
bergelung-gelung dari balik gemurung
itupun kulupakan wajahmu
yang tumbuh dalam wangi merebak
bunga belasungkawa

Sumber: Topeng Gerabah Bermata Cumbu (2021)

Analisis Puisi:

Puisi “Menyambut Kedatangan Sang Kekasih” karya Hendro Siswanggono menampilkan ekspresi emosional yang intens, menggabungkan rasa rindu, kehilangan, dan kegelisahan. Dengan bahasa yang simbolik dan penuh citraan, penyair menggambarkan proses menyambut seseorang yang sangat berarti, namun juga penuh ketegangan batin.

Tema

Tema utama puisi ini adalah kerinduan, kehilangan, dan intensitas perasaan dalam hubungan kasih. Puisi menyoroti bagaimana seseorang menyambut kekasih dengan penuh emosi, diiringi konflik batin antara keinginan dekat dan ketakutan kehilangan.

Puisi ini bercerita tentang pertemuan yang penuh gairah dan konflik batin. Penyiar menyambut kedatangan sang kekasih dengan “teriakan putus asa dan gelap mata”, melempar tubuhnya ke tempat tinggi untuk merasakan intensitas kedekatan. Simbol saputangan merah yang dikibarkan menambah kesan dramatis, sementara wajah kekasih yang tumbuh dalam wangi bunga belasungkawa menunjukkan keseimbangan antara rindu dan duka.

Makna Tersirat

Makna tersirat dalam puisi ini mencerminkan perasaan yang kompleks: cinta yang mendalam seringkali dibalut ketakutan, keputusasaan, dan kerinduan yang membara. Saputangan merah kirmizi dan bunga belasungkawa menyiratkan bahwa cinta juga bisa berasosiasi dengan kesedihan atau pengorbanan. Puisi ini menekankan bahwa perasaan cinta tidak selalu damai; kadang ia hadir dengan gejolak emosional yang kuat.

Suasana dalam Puisi

Suasana puisi ini terasa gelap, intens, dan dramatis, diwarnai rasa putus asa, kecemasan, dan gairah emosional. Ada ketegangan antara keinginan untuk meraih kekasih dan kenyataan bahwa perasaan tersebut sarat dengan konflik batin.

Amanat / Pesan yang Disampaikan Puisi

Puisi ini menyampaikan pesan bahwa hubungan kasih tidak hanya soal kebahagiaan, tetapi juga menghadirkan pergolakan batin dan pengorbanan emosional. Menyambut kekasih adalah pengalaman yang penuh gairah sekaligus rawan akan ketegangan dan kesedihan.

Puisi “Menyambut Kedatangan Sang Kekasih” karya Hendro Siswanggono menggambarkan intensitas perasaan manusia dalam cinta: antara rindu, gairah, keputusasaan, dan kesedihan. Melalui citraan yang kuat dan simbol-simbol yang dramatis, puisi ini mengajak pembaca merasakan bagaimana cinta bisa menjadi pengalaman emosional yang penuh gejolak, sekaligus menimbulkan refleksi atas kompleksitas hubungan manusia.

Hendro Siswanggono
Puisi: Menyambut Kedatangan Sang Kekasih
Karya: Hendro Siswanggono

Biodata Hendro Siswanggono:
  • Hendro Siswanggono lahir pada tanggal 19 Oktober 1951 di Sidoarjo.
© Sepenuhnya. All rights reserved.