Puisi: Perlihatkan Padaku (Karya Mahdi Idris)

Puisi “Perlihatkan Padaku” karya Mahdi Idris bercerita tentang pengujian ketabahan dan kesetiaan, diilustrasikan melalui metafora alam dan ...
Perlihatkan Padaku

Perlihatkan padaku jika kau mampu menguji ketabahan
kesetiaan yang berwujud temali paling nyali
mengekang matahari agar tak meratakkan tanah;
sepanjang tahun dalam kelembaban.

Perlihatkan padaku nyali perahu arung samudera
ia tak larut dalam gerak gelombang
lalu tenggelam, menyisakan mimpi
dan lenyap dalam gagap malam.

Kau tidak mampu bukan?
selain coretan pena dusta
mengaliri tinta sampai ke muara terjauh
berpeluh dingin, gemetar dengan maut.

Analisis Puisi:

Puisi “Perlihatkan Padaku” karya Mahdi Idris menampilkan refleksi mendalam tentang ketabahan, kesetiaan, dan perjuangan manusia menghadapi tantangan yang berat. Dengan bahasa yang kuat dan metaforis, puisi ini mengajak pembaca merenungkan batas kemampuan dan keberanian diri.

Tema

Tema puisi ini adalah ketabahan dan kesetiaan dalam menghadapi tantangan hidup, serta kegigihan manusia dalam menaklukkan rintangan yang tampak mustahil.

Puisi ini bercerita tentang pengujian ketabahan dan kesetiaan, diilustrasikan melalui metafora alam dan perjalanan manusia. Mahdi Idris menggunakan citra matahari yang mencoba “meratakan tanah” dan perahu arung samudera yang menghadapi gelombang dan malam sebagai simbol ujian yang berat.

Makna tersirat

Makna tersirat puisi ini adalah manusia sering dihadapkan pada ujian yang sulit dan tidak semua orang mampu menanggungnya. Ada pesan tentang keterbatasan manusia, kesulitan mempertahankan integritas, dan keteguhan menghadapi situasi yang menguji nyali serta kesabaran.

Suasana dalam puisi

Suasana puisi ini terasa tegang dan menantang, mencerminkan beratnya ujian yang dihadapi. Ada percampuran rasa kekaguman terhadap keberanian dan keputusasaan karena banyak orang yang gagal menghadapi tantangan tersebut.

Imaji

Puisi ini kaya dengan imaji alam dan perjalanan:
  • Visual: “mengekang matahari agar tak meratakkan tanah”, “perahu arung samudera” menggambarkan konflik yang monumental dan penuh tekanan.
  • Auditori / kinestetik: “berpeluh dingin, gemetar dengan maut” menimbulkan kesan fisik dan emosional dari kesulitan yang dialami manusia.
Puisi “Perlihatkan Padaku” adalah puisi yang mengangkat tema keberanian, ketabahan, dan kesetiaan manusia dalam menghadapi ujian kehidupan. Mahdi Idris menghadirkan metafora alam yang kuat untuk menekankan betapa beratnya rintangan yang harus dihadapi, sekaligus menantang pembaca untuk merenungkan batas kemampuan dan integritas diri.

Mahdi Idris
Puisi: Perlihatkan Padaku
Karya: Mahdi Idris
© Sepenuhnya. All rights reserved.