Tentang Aku
Seperti kitab tebal kau buka,
Aku terselip di halamannya,
Di antara kata kalimatnya,
Kabur tak terbaca.
Aka di dalam anyaman kursimu,
Di bawah tempat dudukmu,
Merayap di celah bajumu
Tapi bukan kutu.
Sumber: Horison (April, 1975)
Analisis Puisi:
Puisi "Tentang Aku" menghadirkan suara lirik yang sederhana, tenang, tetapi menyimpan kegelisahan eksistensial. Dengan metafora yang dekat dengan keseharian—kitab, kursi, pakaian—Andi Rio Daeng Riolo menempatkan sosok “aku” sebagai sesuatu yang hadir, namun kerap luput dari perhatian. Puisi ini singkat, tetapi bekerja lewat simbol yang padat dan sugestif.
Tema
Tema utama puisi ini adalah ketersembunyian diri dan ketidakdiakuiannya keberadaan seseorang dalam relasi dengan orang lain. “Aku” hadir, dekat, bahkan menyatu dengan ruang personal “kau”, tetapi tetap tidak terbaca dan tidak disadari sepenuhnya.
Puisi ini bercerita tentang sosok “aku” yang merasa terselip dan terabaikan. Ia diibaratkan sebagai halaman dalam kitab tebal yang kabur, tidak terbaca; sebagai bagian dari kursi dan pakaian yang dekat dengan tubuh “kau”, tetapi tidak dianggap. Kehadiran “aku” bersifat laten—ada, namun tidak dihiraukan.
Makna tersirat
Makna tersirat puisi ini mengarah pada pengalaman manusia yang merasa tidak terlihat, tidak dipahami, atau tidak diakui meskipun berada sangat dekat dengan orang lain. Metafora “kabur tak terbaca” menandakan kegagalan komunikasi atau empati. Sementara penegasan “tapi bukan kutu” menyiratkan pembelaan diri: aku memang tersembunyi, tetapi bukan sesuatu yang hina atau patut disingkirkan.
Suasana dalam puisi
Suasana dalam puisi terasa lirih dan reflektif. Tidak ada ledakan emosi, melainkan kesenyapan yang mengandung rasa terpinggirkan dan kegetiran halus.
Amanat / pesan yang disampaikan puisi
Amanat atau pesan yang disampaikan puisi dapat dimaknai sebagai ajakan untuk lebih peka terhadap kehadiran orang lain. Puisi ini mengingatkan bahwa kedekatan fisik atau ruang tidak selalu berarti pemahaman, dan bahwa setiap keberadaan layak dibaca serta diakui.
Puisi "Tentang Aku" adalah puisi singkat yang efektif dalam menyuarakan pengalaman terpinggirkan. Andi Rio Daeng Riolo menunjukkan bahwa dengan bahasa sederhana dan metafora dekat, puisi mampu mengungkap persoalan identitas, pengakuan, dan relasi antarmanusia secara tajam dan menyentuh.
Karya: Andi Rio Daeng Riolo
Biodata Andi Rio Daeng Riolo:
- Andi Rio Daeng Riolo Muhammad Ichsan Saleh lahir pada tanggal 3 April 1943 di kota Mamuju, Sulawesi Barat, Indonesia.
- Andi Rio Daeng Riolo mulai menulis sejak tahun 1957.
