Puisi: Ikhtiar (Karya Riyanto)

Puisi “Ikhtiar” karya Riyanto menghadirkan gambaran kesetiaan, perjuangan, dan doa dalam menghadapi perjalanan hidup.

Ikhtiar

Dulu... 
Antara Munjul dan Johar Grande
Terbaru...
Antara Harjamukti dan Johar Grande
Tetap setia menemanimu
Tetap seia sekata denganmu
Walau badai magnetik menderamu
Dan menyisir setiap garis halus di kepalamu
Ku selalu ada di sisimu
Hanya doa terbaik kupanjatkan untukmu
Dan semoga kita termasuk orang yang tawadhu

Harjamukti, Jum’at, 10 Mei 2024, 08:27 WIB

Analisis Puisi:

Puisi “Ikhtiar” karya Riyanto merupakan puisi yang bernuansa reflektif dan spiritual. Dengan bahasa yang sederhana namun sarat makna, penyair menghadirkan gambaran kesetiaan, perjuangan, dan doa dalam menghadapi perjalanan hidup. Puisi ini tidak hanya berbicara tentang hubungan antarmanusia, tetapi juga tentang sikap batin dalam menjalani kehidupan.

Tema

Tema puisi ini adalah kesetiaan, perjuangan, dan kerendahan hati dalam menjalani kehidupan bersama. Puisi ini bercerita tentang seseorang yang tetap setia mendampingi orang terkasih dalam berbagai fase kehidupan. Penyebutan beberapa tempat seperti Munjul, Harjamukti, dan Johar Grande mengisyaratkan perjalanan ruang dan waktu yang terus berubah, namun kesetiaan tetap terjaga.

Selain itu, puisi ini juga menonjolkan nilai spiritual melalui doa dan harapan agar tetap menjadi pribadi yang tawadhu (rendah hati).

Makna Tersirat

Secara lahiriah, puisi ini menggambarkan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Namun, makna yang lebih dalam adalah perjalanan hidup manusia yang tidak pernah statis.

Perubahan lokasi dapat dimaknai sebagai simbol perubahan fase kehidupan—dari masa lalu ke masa kini. Sementara itu, frasa “badai magnetik” menyiratkan ujian atau cobaan hidup yang mengguncang secara batin maupun pikiran.

Larik “menyisir setiap garis halus di kepalamu” dapat dimaknai sebagai metafora waktu yang terus berjalan dan meninggalkan jejak usia. Dengan demikian, puisi ini menyiratkan bahwa dalam setiap perubahan dan ujian, kesetiaan serta doa menjadi fondasi utama.

Suasana dalam Puisi

Suasana dalam puisi cenderung hangat, setia, dan penuh ketulusan. Meskipun terdapat unsur cobaan melalui ungkapan “badai magnetik”, nuansa keseluruhan tetap optimistis dan menenangkan.

Puisi ini memancarkan suasana keteguhan hati dan keyakinan bahwa kebersamaan dapat melewati berbagai rintangan.

Amanat / Pesan yang Disampaikan Puisi

Amanat yang disampaikan puisi ini adalah pentingnya kesetiaan dan doa dalam menghadapi perjalanan hidup. Ketika perubahan dan cobaan datang, sikap saling mendampingi menjadi kekuatan utama. Selain itu, pesan moral yang kuat terdapat pada larik terakhir: harapan untuk menjadi pribadi yang tawadhu. Ini menunjukkan bahwa sebesar apa pun ujian atau pencapaian hidup, manusia tetap perlu rendah hati.

Puisi “Ikhtiar” karya Riyanto menghadirkan refleksi tentang perjalanan hidup, kesetiaan, dan spiritualitas. Puisi ini menegaskan bahwa ikhtiar bukan hanya usaha lahiriah, melainkan juga doa dan kerendahan hati. Kesetiaan serta sikap tawadhu menjadi kunci dalam menjalani kehidupan yang penuh dinamika.

Riyanto
Puisi: Ikhtiar
Karya: Riyanto

Biodata Riyanto:
  • Riyanto lahir pada tanggal 19 September 1977 di Jakarta.
© Sepenuhnya. All rights reserved.