Puisi: Soter (Karya Remy Sylado)

Puisi “Soter” karya Remy Sylado menggambarkan kegelisahan batin manusia yang berada dalam ketidakpastian hidup, serta pencarian akan keselamatan ...
Soter

Aku sering jadi perahu tanpa layar
terpusing-pusing dimainkan gelombang
tak tahu jalan pulang ke tanah tepi.

Pada diamku, aku tahu, hari ini
takut yang kubawa sebagai beban
adalah takut pada kunjungan maut
kalau-kalau jiwaku keburu direbut setan.

Ah, kusebut satu nama
Soter!

Sumber: Kerygma & Martyria (Gramedia Pustaka Utama, 2004)

Analisis Puisi:

Puisi “Soter” karya Remy Sylado merupakan puisi pendek yang sarat makna spiritual. Dengan bahasa sederhana namun simbolik, penyair menggambarkan kegelisahan batin manusia yang berada dalam ketidakpastian hidup, serta pencarian akan keselamatan melalui kekuatan ilahi.

Tema

Tema utama puisi ini adalah kecemasan eksistensial dan pencarian keselamatan spiritual. Selain itu, terdapat tema tentang ketidakberdayaan manusia, ketakutan terhadap kematian, dan harapan akan pertolongan Tuhan.

Puisi ini bercerita tentang seseorang yang merasa tersesat dalam kehidupan, diibaratkan seperti perahu tanpa arah yang terombang-ambing oleh gelombang. Dalam kondisi itu, ia diliputi ketakutan akan kematian dan nasib jiwanya, hingga akhirnya menyerukan nama “Soter” sebagai bentuk harapan dan permohonan keselamatan.

Makna Tersirat

Makna tersirat dalam puisi ini antara lain:
  • Perahu tanpa layar melambangkan manusia yang kehilangan arah hidup.
  • Gelombang menggambarkan tantangan dan ketidakpastian kehidupan.
  • Ketakutan terhadap maut menunjukkan kesadaran manusia akan kefanaan dan keterbatasannya.
  • Penyebutan “Soter” (yang berarti penyelamat) mencerminkan keyakinan akan adanya kekuatan ilahi yang mampu memberikan keselamatan.

Suasana dalam Puisi

Suasana puisi ini terasa cemas, sunyi, dan kontemplatif, dengan nuansa spiritual yang kuat.

Amanat / Pesan yang Disampaikan Puisi

Amanat yang dapat dipetik dari puisi ini adalah:
  • Manusia perlu menyadari keterbatasannya dalam menghadapi kehidupan.
  • Dalam kondisi sulit, manusia dapat bersandar pada kekuatan spiritual atau Tuhan.
  • Kesadaran akan kematian seharusnya mendorong manusia untuk lebih mendekatkan diri pada nilai-nilai kebaikan.
Puisi ini menghadirkan refleksi mendalam tentang kondisi manusia yang rapuh di hadapan kehidupan dan kematian. Remy Sylado dengan singkat namun tajam menggambarkan perjalanan batin manusia dari kegelisahan menuju harapan akan keselamatan yang bersumber dari kekuatan ilahi.

Puisi: Soter
Puisi: Soter
Karya: Remy Sylado
© Sepenuhnya. All rights reserved.