Puisi: Ada yang Hilang di Hutan Ini (Karya YS Agus Suseno)

Puisi “Ada yang Hilang di Hutan Ini” karya YS Agus Suseno menggambarkan kehilangan, perubahan, dan kerusakan alam sekaligus memuat renungan tentang ..

Ada yang Hilang di Hutan Ini

ada yang tanggal kemarin dari pucuknya.
dari semak rimbun ini: kelanggengan
selaku bulan yang menyimak pokok pokok cemara
ombak berbagi cerita pada perjalanan penuh rinai
penuh sangsai
sepasang burung berkepak menyisir bulu bulunya
di rerantingan sana

ada yang berangkat kemarin dari peadaban ini;
desah angin, senyum di tiap bingkai dan keciap anak tupai
serta riak danau
elus jemari lembut di dinding hitam membatu
di jalan jalan bisu
kelebatan pucuk ilalang di bawah nasib
membelenggu

ada yang lingsir malam silam dari titian bambu ini;
mentari, tangan tangan dalam bias rembulan
arah dan mata angin
kabut mengambang
Dingin

Sumber: Sinar Harapan (1 Desember 1982)

Analisis Puisi:

Puisi “Ada yang Hilang di Hutan Ini” karya YS Agus Suseno merupakan puisi reflektif yang menggambarkan kehilangan, perubahan, dan kerusakan alam sekaligus memuat renungan tentang kehidupan manusia. Melalui citraan hutan, burung, angin, dan danau, penyair menyampaikan bahwa ada sesuatu yang perlahan menghilang dari alam maupun peradaban. Kehilangan tersebut tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kehidupan, kedamaian, dan harmoni.

Dengan diksi yang puitis dan simbolik, puisi ini mengajak pembaca merenungkan hubungan antara manusia dengan alam serta dampak perubahan zaman terhadap keduanya.

Tema

Tema utama puisi ini adalah kehilangan harmoni antara alam dan kehidupan manusia akibat perubahan zaman dan peradaban. Selain itu, puisi ini juga mengangkat tema kerusakan lingkungan, kefanaan, kenangan, serta pencarian makna di tengah perubahan yang terus berlangsung.

Puisi ini bercerita tentang sebuah hutan yang perlahan kehilangan berbagai unsur kehidupan yang dahulu menghidupkannya.

Penyair menggambarkan bahwa ada sesuatu yang "tanggal", "berangkat", dan "lingsir" dari hutan maupun peradaban. Hilangnya suara burung, desah angin, senyum, kicau anak tupai, hingga cahaya mentari menjadi simbol memudarnya kehidupan yang harmonis.

Melalui gambaran tersebut, penyair memperlihatkan bahwa bukan hanya alam yang mengalami kehilangan, tetapi juga manusia yang kehilangan arah, kehangatan, dan kedekatan dengan lingkungan sekitarnya.

Makna Tersirat

Puisi ini mengandung makna tersirat yang cukup mendalam. Beberapa penafsirannya antara lain:
  • Alam yang rusak menyebabkan hilangnya keseimbangan kehidupan.
  • Peradaban modern dapat menghilangkan nilai-nilai yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan manusia.
  • Kehilangan sering terjadi secara perlahan sehingga tidak selalu disadari.
  • Keheningan alam menjadi simbol kesedihan akibat perubahan yang tidak dapat dihindari.
  • Manusia perlu merenungkan kembali hubungannya dengan alam sebelum semuanya benar-benar hilang.
Pengulangan frasa "ada yang..." menunjukkan bahwa kehilangan tersebut terjadi secara bertahap dan menyentuh berbagai aspek kehidupan.

Amanat / Pesan yang Disampaikan

Pesan yang ingin disampaikan penyair antara lain:
  • Jagalah kelestarian alam sebelum kerusakan menjadi tidak dapat dipulihkan.
  • Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan alam.
  • Perubahan zaman hendaknya tidak menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keharmonisan.
  • Belajarlah menghargai hal-hal kecil yang sering luput dari perhatian, karena kehilangannya baru terasa ketika semuanya telah pergi.
  • Renungan terhadap alam dapat menjadi jalan untuk memahami kehidupan manusia sendiri.
Puisi “Ada yang Hilang di Hutan Ini” karya YS Agus Suseno merupakan puisi reflektif yang berbicara tentang kehilangan, perubahan, dan memudarnya keharmonisan antara manusia dan alam. Melalui simbol-simbol alam seperti hutan, burung, angin, dan mentari, penyair menyampaikan bahwa kehidupan terus mengalami perubahan yang dapat menghilangkan keindahan, kedamaian, dan nilai-nilai yang dahulu dijunjung tinggi.

Dengan suasana yang sunyi dan kontemplatif, puisi ini mengajak pembaca untuk lebih peka terhadap lingkungan serta menyadari bahwa kehilangan sering kali berlangsung perlahan. Oleh karena itu, menjaga alam sekaligus menjaga nilai-nilai kemanusiaan menjadi pesan utama yang dapat dipetik dari puisi ini.

YS Agus Suseno
Puisi: Ada yang Hilang di Hutan Ini
Karya: YS Agus Suseno

Biodata YS Agus Suseno:
  • Yusran Salman Agus Suseno (atau dikenal dengan nama YS Agus Suseno) lahir pada tanggal 23 Agustus 1964 di Banjarmasin.
  • YS Agus Suseno meninggal dunia pada tanggal 12 September 2024 di Banjarmasin.
© Sepenuhnya. All rights reserved.