Puisi: Pepohonan Kediaman (Karya YS Agus Suseno) Pepohonan Kediaman Di ketinggian antena itu bulan pecah pohon-pohon berdarah Manusia membusuk oleh cuaca buruk yang meninggalkan jejak di tanah. Sepe…
Puisi: Perarakan Burung (Karya YS Agus Suseno) Perarakan Burung Di balik kaki langit jauh Burung-burung bakal berlabuh Tempat di mana kehidupan dan airmata Tiada Sebelum burung-burung pulang Sebel…
Puisi: Pencaharian (Karya YS Agus Suseno) Pencaharian menjaring ombak mencari diri dalam ketiadaan yang sangsai diri kehilangan rupa rupa terjaring wajah tumpat kebusukan kisah dari perjalana…
Puisi: Dari Mata Sunyi Seorang Lelaki (Karya YS Agus Suseno) Dari Mata Sunyi Seorang Lelaki Dari mata sunyi seorang lelaki Terbaca sebuah dunia yang karam dalam kepedihan Tepekur di keteduhan pesisir hutan baka…
Puisi: Renungan-Renungan Metafisik (Karya YS Agus Suseno) Renungan-Renungan Metafisik Aku menunda bunuh diri manakala kesempatan itu tiba Sebab apakah namanya kebebasan yang tidak membebaskan? Kecuali desir …
Puisi: Kepada Tanah Air Tercinta (Karya YS Agus Suseno) Kepada Tanah Air Tercinta Yang hidup dari jalanan Adalah kami pedagang asongan Yang hidup dari ladang Adalah kami petani upahan Kami yang tak nyenyak…
Puisi: Ada yang Hilang di Hutan Ini (Karya YS Agus Suseno) Ada yang Hilang di Hutan Ini ada yang tanggal kemarin dari pucuknya. dari semak rimbun ini: kelanggengan selaku bulan yang menyimak pokok pokok cemar…
Puisi: Sungai Martapura (Karya YS Agus Suseno) Sungai Martapura Sungai apakah yang membilas tubuhmu sepanjang usia? Sungai hibuk di tengah kota kita sungai tua Martapura Klotok dan speed-boat mena…
Puisi: Sebuah Ruang Bernama Keheningan (Karya YS Agus Suseno) Sebuah Ruang Bernama Keheningan Pada pepohonan merunduk terhimpun kisah tentang angin hujan panas dan unggas patah sayap di sisi hari Awan mendadak t…
Puisi: Di Bawah Langit Beku (Karya YS Agus Suseno) Di Bawah Langit Beku Di hutan akan selalu ada Burung-burung terlambat, pulang dalam senja. Hidup yang berat, adakah hidup manusia. Di bawah langit be…
Puisi: Di Redup Cahaya Bulan Mati (Karya YS Agus Suseno) Di Redup Cahaya Bulan Mati Di seberang bayang keabadian Musim menipis Udara mengering Ombak menderu Menyingkirkan perahu-perahu Di keluasan laut yang…