Puisi: Memelihara Lautan Matahari (Karya Ari Setya Ardhi)

Puisi "Memelihara Lautan Matahari" karya Ari Setya Ardhi menyampaikan bahwa cinta sejati harus terus dipelihara melalui kesetiaan, pengorbanan, dan ..

Memelihara Lautan Matahari

matahari perkawinan telah membakar jasad
cinta, melunaskan pertengkaran
masa lalu, melebur nurani kita dalam
kekekalan laut kebersamaan, berdebut
melepas sampan kelangenan. berlayar
menembus kaki-kaki cahaya, berjagalah
dengan siluet kesederhanaan
di sini telah kau berikan langit
dan aku serahkan cakrawala
menjelma keteduhan yang harus terpelihara

kita sudah memelihara lautan matahari
mempertukarkan benih-benih raga
sepanjang alur sungai rembulan
yang menanam jangkar kesetiaan
biarkan kilau pagi menyelinap
di antara tetes embun, kemudian
menyibak keremangan malam. suara-suara
ombak menjelajahi pantai-pantai kepasrahan
namun, kita terus menjaring istirah, tanpa
perlu membaca tanda-tanda kekalahan!
dekap, dekaplah kemudi yang terlanjur
meradang, membebaskan luka-luka kemarau

memelihara lautan matahari,
kita telah menjadi waktu nelly,
bersama menatah tanggal almanak
yang terus berderu, mengukur
angin dan sinar, menghitung pasir
maupun ilalang, hingga buih kangen
berdebur dalam getaran hadrah rampak melayu,
mega berarak-arak melambaikan bayang-bayang sarendro
kita tak perlu lagi mempertimbangkan kemenangan
yang memang menjadi milik kita.

Jambi, 7 Desember 1999

Sumber: Passenger of Time (2011)

Analisis Puisi:

Puisi "Memelihara Lautan Matahari" karya Ari Setya Ardhi menghadirkan ungkapan cinta yang matang, mendalam, dan penuh kesetiaan. Penyair menggunakan berbagai simbol alam seperti matahari, laut, rembulan, ombak, langit, dan cakrawala untuk menggambarkan perjalanan hubungan dua insan yang telah melewati berbagai fase kehidupan bersama. Melalui bahasa yang puitis dan metaforis, puisi ini menunjukkan bagaimana cinta tidak hanya lahir dari perasaan, tetapi juga dipelihara melalui pengorbanan, kesetiaan, dan kebersamaan.

Tema

Tema utama puisi ini adalah cinta yang abadi dalam ikatan kebersamaan dan kesetiaan. Selain itu, puisi ini juga mengangkat tema tentang perjuangan mempertahankan hubungan, kedewasaan dalam menghadapi konflik, serta keyakinan terhadap masa depan yang dibangun bersama.

Puisi ini bercerita tentang sepasang insan yang telah menjalani perjalanan cinta yang panjang. Mereka berhasil melewati pertengkaran, luka masa lalu, dan berbagai tantangan kehidupan hingga mencapai hubungan yang penuh keteduhan dan kesetiaan.

Makna Tersirat

Makna tersirat dalam puisi ini adalah bahwa sebuah hubungan yang kuat tidak tercipta secara instan. Cinta memerlukan proses panjang yang melibatkan pengorbanan, keikhlasan, dan komitmen untuk tetap bertahan bersama.

Ungkapan "memelihara lautan matahari" menyiratkan usaha terus-menerus dalam menjaga api cinta agar tetap menyala. Lautan melambangkan keluasan dan kedalaman perasaan, sedangkan matahari melambangkan kehangatan, harapan, dan sumber kehidupan. Dengan demikian, penyair ingin menunjukkan bahwa cinta yang sejati harus dirawat agar tidak kehilangan cahayanya.

Puisi ini juga mengandung pesan bahwa kemenangan sejati dalam hubungan bukanlah mengalahkan pasangan, melainkan mampu bertahan dan tumbuh bersama menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Suasana dalam Puisi

Suasana yang dominan dalam puisi ini adalah:
  • Romantis, karena menggambarkan hubungan cinta yang penuh kehangatan dan kasih sayang.
  • Reflektif, karena mengajak pembaca merenungkan perjalanan hidup dan makna kebersamaan.
  • Optimistis, karena menunjukkan keyakinan bahwa cinta dan kesetiaan akan membawa kemenangan.
  • Teduh dan damai, terlihat dari berbagai simbol alam yang menghadirkan ketenangan dan keseimbangan.

Amanat / Pesan yang Disampaikan

Beberapa amanat yang dapat diambil dari puisi ini antara lain:
  • Cinta harus dipelihara dengan kesabaran dan kesetiaan.
  • Konflik dan luka masa lalu tidak seharusnya menghancurkan hubungan, melainkan menjadi pelajaran untuk tumbuh bersama.
  • Kebersamaan yang dibangun dengan kepercayaan akan menghasilkan keteduhan dan kebahagiaan.
  • Jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam hubungan.
  • Kemenangan sejati dalam kehidupan adalah mampu mempertahankan cinta dan komitmen yang telah dibangun bersama.
Puisi "Memelihara Lautan Matahari" karya Ari Setya Ardhi merupakan puisi yang menggambarkan cinta yang telah mencapai kematangan melalui perjalanan panjang kehidupan. Dengan simbol-simbol alam yang kuat dan penggunaan bahasa yang indah, penyair menyampaikan bahwa cinta sejati harus terus dipelihara melalui kesetiaan, pengorbanan, dan kebersamaan. Puisi ini mengajarkan bahwa hubungan yang kuat lahir dari kemampuan untuk bertahan menghadapi berbagai tantangan dan tetap menjaga cahaya cinta agar terus bersinar sepanjang waktu.

Ari Setya Ardhi
Puisi: Memelihara Lautan Matahari
Karya: Ari Setya Ardhi

Biodata Ari Setya Ardhi:
  • Ari Setya Ardhi lahir pada tanggal 31 Mei 1967 di Jakarta, Indonesia.
  • Ari Setya Ardhi meninggal dunia pada tanggal 19 Februari 2006 di Jambi, Indonesia.
  • Selain menulis puisi, ia juga menulis cerpen, cerbung, dan esei budaya yang dimuat di berbagai media daerah dan nasional.
© Sepenuhnya. All rights reserved.