Minus
Mengeja huruf di papan tulis pun aku kesulitan
Apalagi mengenali sosok yang menyapa di seberang
Tak ayal, kacamata bertengger menjadi kewajiban
Namun anehnya pada radius 20 meter, hadirmu tertangkap jelas
Curang sekali...
Sepertinya penglihatanku telah sepenuhnya kau curi
Banjarmasin, 25 Juni 2026
Analisis Puisi:
Puisi "Minus" karya Kamilia Salsabila merupakan puisi pendek yang mengangkat tema cinta dengan cara yang unik dan ringan. Penyair memanfaatkan kondisi mata minus atau rabun jauh sebagai metafora untuk menggambarkan perasaan kagum dan jatuh cinta kepada seseorang.
Meskipun singkat, puisi ini mampu menghadirkan kesan romantis sekaligus jenaka. Melalui permainan logika dan perasaan, penyair menunjukkan bahwa seseorang yang dicintai dapat terlihat begitu jelas, bahkan ketika hal-hal lain di sekitarnya tampak kabur.
Tema
Tema utama puisi ini adalah cinta dan ketertarikan terhadap seseorang. Tema pendukung yang dapat ditemukan dalam puisi ini antara lain:
- Kekaguman kepada seseorang.
- Perasaan jatuh cinta.
- Keunikan cara memandang orang yang dicintai.
- Pengaruh cinta terhadap persepsi manusia.
Puisi ini bercerita tentang seseorang yang memiliki gangguan penglihatan (mata minus) sehingga kesulitan melihat objek yang berada jauh darinya.
Penyair mengaku bahwa:
- membaca tulisan di papan tulis terasa sulit,
- mengenali orang dari kejauhan juga tidak mudah,
- sehingga penggunaan kacamata menjadi kebutuhan sehari-hari.
Namun ada satu keanehan yang ia rasakan. Meskipun penglihatannya terbatas, ia tetap mampu melihat sosok seseorang dengan sangat jelas dari jarak yang cukup jauh.
Karena hal itulah, Penyair berseloroh bahwa orang tersebut telah "mencuri" seluruh penglihatannya.
Makna Tersirat
Makna tersirat puisi ini adalah bahwa cinta membuat seseorang memberikan perhatian lebih kepada orang yang disukainya.
Secara logis, seseorang yang memiliki mata minus akan kesulitan melihat objek dari kejauhan. Namun dalam puisi ini, sosok yang dicintai justru tampak paling jelas.
Hal tersebut menunjukkan bahwa perasaan cinta mampu mengalahkan keterbatasan fisik. Seseorang yang dicintai akan selalu menjadi pusat perhatian sehingga keberadaannya mudah dikenali di tengah banyak orang.
Ungkapan:
"Sepertinya penglihatanku telah sepenuhnya kau curi"
menunjukkan bahwa hati dan pikiran Penyair telah dipenuhi oleh sosok tersebut.
Amanat atau Pesan yang Disampaikan
Beberapa amanat yang dapat dipetik dari puisi ini adalah:
- Perasaan cinta dapat membuat seseorang lebih peka terhadap kehadiran orang yang disukainya.
- Hal-hal sederhana dalam kehidupan dapat menjadi inspirasi untuk mengungkapkan perasaan.
- Cinta sering kali membuat seseorang melihat dunia dengan cara yang berbeda.
- Ungkapan yang sederhana dapat memiliki makna yang mendalam.
- Perasaan kagum dapat muncul tanpa disadari dan mengubah cara seseorang memandang orang lain.
Puisi "Minus" karya Kamilia Salsabila adalah puisi romantis yang memanfaatkan pengalaman sehari-hari sebagai metafora cinta. Melalui gambaran seseorang yang memiliki mata minus tetapi tetap mampu melihat sosok yang dicintainya dengan jelas, penyair menunjukkan bagaimana perasaan dapat memengaruhi cara manusia memandang dunia.
Puisi ini menyampaikan pesan bahwa cinta sering kali membuat seseorang memusatkan seluruh perhatian pada satu sosok yang dianggap istimewa. Kesederhanaan bahasa yang digunakan justru menjadi kekuatan utama puisi ini dalam menghadirkan kesan manis dan mudah diingat.
Karya: Kamilia Salsabila
Biodata Kamilia Salsabila:
- Kamilia Salsabila, lahir pada tahun 2002, mulai tertarik menulis puisi semenjak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama.