Puisi: Rumah di Atas Cinta (Karya Ariffin Noor Hasby)

Puisi "Rumah di Atas Cinta" karya Ariffin Noor Hasby mengajarkan pentingnya membangun rumah tangga berdasarkan cinta, keimanan, dan keteladanan ...

Rumah di Atas Cinta

Rumah di atas cinta
alangkah indah, ya Allah
anak-anak kesetiaan bermain
dengan Bismillah
di dalam keteduhan-Nya

Rumah di atas cinta
pintu-pintunya adalah
kasih sayang Rasulullah
jendela-jendelanya adalah
kesetiaan Siti Aisyah

Kita selalu berdo’a, kekasih
agar dapat memilikinya
tak sekedar dalam kata-kata!

Banjarbaru, Juli 1996

Sumber: Salawat Laut (Pustaka Banua, 2013)

Analisis Puisi:

Puisi "Rumah di Atas Cinta" karya Ariffin Noor Hasby merupakan puisi religius yang menggambarkan idealnya sebuah keluarga yang dibangun atas dasar cinta, keimanan, dan keteladanan dalam Islam. Meskipun terdiri atas tiga bait yang singkat, puisi ini mengandung makna yang mendalam tentang pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai fondasi dalam membangun rumah tangga.

Melalui simbol-simbol seperti rumah, pintu, jendela, kasih sayang Rasulullah, dan kesetiaan Siti Aisyah, penyair menghadirkan gambaran sebuah keluarga yang harmonis, penuh kasih, dan selalu berada dalam lindungan Allah Swt.

Tema

Tema utama puisi ini adalah keharmonisan keluarga yang dibangun atas landasan cinta, keimanan, dan ajaran Islam. Selain itu, puisi ini juga mengangkat tema tentang kasih sayang dalam rumah tangga, keteladanan keluarga Rasulullah, serta harapan untuk membangun kehidupan yang diberkahi Allah.

Puisi ini bercerita tentang impian memiliki sebuah rumah tangga yang tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga kokoh karena dibangun di atas cinta dan nilai-nilai keagamaan.

Rumah tersebut digambarkan sebagai tempat yang dipenuhi kesetiaan, tempat anak-anak tumbuh dalam suasana religius dengan mengawali kehidupan melalui ucapan Bismillah. Rumah itu memiliki pintu berupa kasih sayang Rasulullah dan jendela berupa kesetiaan Siti Aisyah, yang menjadi simbol teladan dalam membangun keluarga.

Pada bagian akhir, penyair mengajak pasangan untuk terus berdoa agar impian tersebut benar-benar terwujud, bukan hanya menjadi angan-angan atau sekadar ucapan.

Makna Tersirat

Makna tersirat dalam puisi ini adalah bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak semata-mata ditentukan oleh kemewahan atau materi, melainkan oleh kuatnya fondasi cinta, keimanan, dan akhlak.

Penyair ingin menyampaikan bahwa keluarga yang ideal lahir dari kasih sayang yang tulus, kesetiaan antarpasangan, pendidikan agama bagi anak-anak, serta menjadikan Rasulullah dan keluarganya sebagai teladan.

Ungkapan "tak sekedar dalam kata-kata" menjadi penegasan bahwa doa dan harapan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Amanat / Pesan yang Disampaikan

Beberapa amanat yang dapat dipetik dari puisi ini antara lain:
  • Bangunlah keluarga dengan fondasi cinta dan keimanan.
  • Jadikan Rasulullah sebagai teladan dalam bersikap penuh kasih kepada keluarga.
  • Kesetiaan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.
  • Tanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak dini.
  • Doa harus disertai dengan usaha nyata agar cita-cita dapat terwujud.
  • Kebahagiaan keluarga berasal dari kedekatan kepada Allah, bukan semata-mata dari harta benda.
Puisi "Rumah di Atas Cinta" karya Ariffin Noor Hasby merupakan puisi religius yang mengajarkan pentingnya membangun rumah tangga berdasarkan cinta, keimanan, dan keteladanan Rasulullah. Dengan bahasa yang sederhana tetapi penuh makna, penyair menggambarkan keluarga ideal sebagai tempat bertumbuhnya kasih sayang, kesetiaan, dan pendidikan spiritual bagi setiap anggotanya.

Puisi ini menyampaikan bahwa rumah yang sesungguhnya bukan hanya bangunan tempat tinggal, melainkan ruang yang dipenuhi cinta kepada Allah, kasih sayang antarsesama, dan komitmen untuk menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai kebaikan. Pesan tersebut menjadikan puisi ini relevan sebagai refleksi bagi siapa saja yang mendambakan keluarga yang sakinah, penuh cinta, dan diberkahi.

Ariffin Noor Hasby
Puisi: Rumah di Atas Cinta
Karya: Ariffin Noor Hasby

Biodata Ariffin Noor Hasby:
  • Ariffin Noor Hasby lahir pada tanggal 20 Februari 1964 di Marabahan, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan.
© Sepenuhnya. All rights reserved.