1964

Puisi: Obada Anak Manusia (Karya Andre Hardjana)

Obada Anak Manusia ia lahir di padang pasir di mana kembara setiap penyair tersisih dari kehangatan kota leluhur di mana Jahwe dan ummatNy…

Puisi: Gemuruh (Karya Lazuardi Anwar)

Gemuruh Gemuruh saat kapal buang sauh gemuruh saat kapal angkat sauh gemuruh malam gemuruh bulan. Menatap malam berkabut terpangku bulan sayup gemuru…

Puisi: Pelabuhan Sebelum Pasang (Karya Taufiq Ismail)

Pelabuhan Sebelum Pasang Jika kau bertanya, kesepian, maka lautlah jawabanku Jika kau menyapa, kesedihan, mak…

Puisi: Sajak Sakit (Karya Andre Hardjana)

Sajak Sakit siapa tamu yang di luar itu yang selalu memandang cemas dan ragu pada pintu yang terus diketukinya dengan batuk-batuk kehadira…

Puisi: Di Tengah Jalan (Karya Leon Agusta)

Di Tengah Jalan Sayup-sayup terdengar panggilan ke ujung jalan Di tiap tikungan nisan bertebaran Orang-orang mengabarkan berita …

Puisi: Syair Orang Lapar (Karya Taufiq Ismail)

Syair Orang Lapar Lapar menyerang desaku Kentang dipanggang kemarau Surat orang kampungku Kuguratkan kert…

Puisi: Rumahku yang Biru (Karya Arifin C. Noer)

Rumahku yang Biru (Rumahku yang biru adakah ibu di situ?) Di pekarangan. Di serambi. Di kamar tengah Di kamar makan. Di kamar-kamar. Sepi…

Puisi: Damai (Karya Daelan Muhammad)

Damai bersyukurlah, ayah, bersyukurlah karena sapi yang kau piara telah beranak kambing telah bunting ayam menetas telur bersyukurlah, ayah, bersyuku…

Puisi: Epos Laut (Karya Indonesia O'Galelano)

Epos Laut busa dan buih putih menuntun gulungan ombak mengendap pasir putih pantai busa dan buih putih menuntun lelaki pelaut pulang dari kemenangan …

Puisi: Gugur dalam Genjatan Tahun 48 (Karya Taufiq Ismail)

Gugur dalam Genjatan Tahun 48 Demikian cerita kakek penjaga Tentang pengunjung lelaki setengah baya Berkeme…

Puisi: Senandung Kampung Halaman (Karya Chairul Harun)

Senandung Kampung Halaman Kemarau garang 'lah berlalu Awan menghantu, kelu daun bambu Angkasa senja bunuh beribu bintang Ketika ranum purnama mes…

Puisi: Aku Belum Bisa Menyebutmu Lagi (Karya Taufiq Ismail)

Aku Belum Bisa Menyebutmu Lagi Ya, aku belum bisa menyebut namamu lagi Dalam surat, buku harian dan percakapan sehari-hari Kembali seakan se…

Puisi: Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum (Karya Goenawan Mohamad)

Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum "Tuhan, berikanlah suara-Mu, kepadaku." Seperti jadi senyap sal…
© Sepenuhnya. All rights reserved.