Puisi: Tengah Malam Babi (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Tengah Malam Babi duabelas malam jam duabelas angin jam duabelas sungai jam duabelas riam jam duabelas hunjam jam duabelas rahang jam duabelas mukul …
Puisi: Sajak Kenalan Lamamu (Karya W.S. Rendra) Sajak Kenalan Lamamu Kini kita saling berpandangan saudara. Ragu-ragu apa pula, kita memang pernah berjumpa. Sambil berdiri di ambang pintu …
Puisi: Dari Bukit Kotamu (Karya Emha Ainun Nadjib) Dari Bukit Kotamu sekali waktu ingin kuajak engkau kemari, kasihku untuk melihat lampu-lampu kotamu yang berdebu berdiri di sini bagai berada di luar…
Puisi: Jalanan (Karya Emha Ainun Nadjib) Jalanan Hendaklah puisiku lahir dari jalanan Dari desah napas para gelandangan Jangan dari gedung-gedung besar Dan lampu gemerlapan Para pengemis yan…
Puisi: Jin (Karya Mohammad Diponegoro) Jin (Puitisasi terjemahan al-Qur’an surat Al-Jinn: ayat 1-28) Katakan: Wahyu telah dibukakan padaku bahwa sekelompok jin pada menyimak lalu mengaku:…
Puisi: Nuh (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Nuh di tengah luka paya paya lintah hitam memakan bulan taklagi matari jam mengucurkan detak nanah t…
Puisi: Romeo kepada Julia (Karya Subagio Sastrowardoyo) Romeo kepada Julia Kita berdiri telanjang di sana akhirnya semua ini tak ada gunanya tanah air, ikatan keluarga, warna kulit bahkan bahasa yang diken…
Puisi: Sajak Sehabis Mimpi (Karya Goenawan Mohamad) Sajak Sehabis Mimpi Tak seorang akan tahu kur siapa yang nyanyi pada sebuah magrib dalam mimpiku. Tak seorang akan tahu. …
Puisi: Percakapan Malam (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Percakapan Malam bulan meniti pedih malam setan setan bir neguk jam tak ngucap heran bulan bilang tangis bir bilang setan bulan bilang sadis bir bila…
Puisi: Graffiti (Karya Surachman R.M.) Graffiti Kasih cinta pujalah Gemakanlah Sapu bersih peperangan Dan salibkan kebencian Kedamaian di bumi Tuhan Bagai di bulan Sumber:…
Puisi: Jakarta Hari Ini (Karya Diah Hadaning) Jakarta Hari Ini Seribu langkah hari ini dari terminal ke terminal dari taman ke lain taman dari jembatan-jembatan penyeberangan …
Puisi: Doa (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Doa O Bapak Kapak beri aku leher leher panjang biar kutekak biar ngalir darah resah ke sanggup laut Mampus! 1977 Sumber: Horison ( Februari, 1977 ) …
Puisi: Mudigah (Karya Linus Suryadi AG) Mudigah (Ontorejo) Kujilat tapak kakiku sendiri - mengikuti petunjuk Wisnu jalan setapap tanpa tepi - Kut…