1984

Puisi: Paman Doblang (Karya W.S. Rendra)

Paman Doblang Paman Doblang! Paman Doblang! Mereka masukkan kamu ke dalam sel yang gelap. Tanpa lampu. Tanpa lubang cahaya. Pengap. Ada hawa…

Puisi: Telah (Karya Acep Zamzam Noor)

Telah Telah luruh waktu, telah gemuruh Suaramu. Aku terpekur Menghirup udara. Telah tiba senja Semerah saga. Lalu langit turun, pelahan Turun dan men…

Puisi: Nyanyian Ombak Pagi Agustus (Karya Diah Hadaning)

Nyanyian Ombak Pagi Agustus Laut-laut yang selalu ramah berikan padamu debur semesta bangkitkan nyala dari padam bangunkan pagi dari malam…

Puisi: Selesai Pemandian (Karya Rayani Sriwidodo)

Selesai Pemandian (In memoriam Asneli Lutan) dalam lemari setengah terbuka gaun merah kesayanganmu masih tergantung riang tiktak jam menghitung kesib…

Puisi: Prosa Cinta (Karya Soni Farid Maulana)

Prosa Cinta ( 1 ) – Nina Dianawati Aku mendengarkan percakapan burung-burung Di dahan hatimu. Embun yang bening dalam sebuah pagi Mengabarkan dunia y…

Puisi: Nyanyian Abang Becak (Karya Wiji Thukul)

Nyanyian Abang Becak jika harga minyak mundhak simbok         semakin ajeg berkelahi sama bapak harga minyak mundhak lombok-lombok         akan mundh…

Puisi: Sajadah Panjang (Karya Taufiq Ismail)

Sajadah Panjang (Dinyanyikan oleh Bimbo) Ada sajadah panjang terbentang Dari kaki buaian Sampai ke tepi …

Puisi: Sajak Gadis Penjual Jagung Bakar (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Sajak Gadis Penjual Jagung Bakar — alun-alun utara Yogyakarta dalam kepulan asap jagung seorang gadis bermimpi melihat sorga — — Dengan jagung aku ak…

Puisi: Ternyata (Karya Rayani Sriwidodo)

Ternyata (In memoriam Asneli Lutan) kematian telah membuat sang andaikata terbengkalai benang pergaulan yang begitu rapi disimpai putus terjurai     …

Puisi: Lembu yang Berjalan (Karya Afrizal Malna)

Lembu yang Berjalan Aku bersalaman Burung berita telah terbang  memeluk sayapnya sendiri Kota telah pergi jauh sampai ke senja. Aku bers…

Puisi: Kasidah Embun (Karya Acep Zamzam Noor)

Kasidah Embun Ingin sedingin batu-batu Yang diam menatapmu. Kesunyian yang tumbuh Bangkit dari punggung embun dan mengembara Menyalami angin dan udar…

Puisi: Senandung di Kamar Kecil (Karya Abrar Yusra)

Senandung di Kamar Kecil Misalkan aku di ruang tunggu dan berhadapan dengan pintu terkunci. Maka aku sedang mencari sebuah kunci rahasia untuk masuk …

Puisi: Malam-Malam Mengaji (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Malam-Malam Mengaji hayat ngembara padang kelam lentera di tangan mercukan jalan setapak kaki-kaki basah oleh keringat persis ketika harap…

Puisi: Nyanyian Tanah Kelahiran (Karya Ediruslan PE Amanriza)

Nyanyian Tanah Kelahiran Bom Bagan Di zaman sebelum perang Empat puluh empat anak tangganya Sayup mata memandang Berdiri di ujung keti…
© Sepenuhnya. All rights reserved.