Puisi: Krakatau (Karya Idrus Tintin) Krakatau Di sana pulau di sini pulau tengah-tengahnya laut memisah di sana laut di sini laut tengah-tengahnya gunung yang marah di sana g…
Puisi: Senandung Hutan Kayu Perupuk Kalimantan (Karya Diah Hadaning) Senandung Hutan Kayu Perupuk Kalimantan Burung-burung hutan tropis bersarang dalam gerungan mesin telurnya tetaskan bibit dendam menangisi…
Puisi: Doa Rumput Kering (Karya Kuswahyo S.S. Rahardjo) Doa Rumput Kering rerumput kering bebas dari mulut kambing menatap tajam pada jeluk kedirianku dan dendangkan duka lewat dzikir tanpa henti …
Puisi: Nasihat Nenek pada Cucu Laki-lakinya yang Sedang Patah Hati (Karya F. Rahardi) Nasihat Nenek pada Cucu Laki-Lakinya yang Sedang Patah Hati Seorang Nenek yang sendirian memberikan nasihat pada Cucunya yang sedang patah hati …
Puisi: Sebuah Ruang Bernama Keheningan (Karya YS Agus Suseno) Sebuah Ruang Bernama Keheningan Pada pepohonan merunduk terhimpun kisah tentang angin hujan panas dan unggas patah sayap di sisi hari Awan mendadak t…
Puisi: Di Redup Cahaya Bulan Mati (Karya YS Agus Suseno) Di Redup Cahaya Bulan Mati Di seberang bayang keabadian Musim menipis Udara mengering Ombak menderu Menyingkirkan perahu-perahu Di keluasan laut yang…
Puisi: Pada Suatu Dini Hari (Karya Motinggo Boesje) Pada Suatu Dini Hari Luputlah takut, luputlah maut Kudengar dendang sayang seorang ibu menidurkan anak. Mungkin dia itu ibuku yang menidurkan aku emp…
Puisi: Buat Penyair Sufi (Karya Motinggo Boesje) Buat Penyair Sufi Abdul Hadi W.M. Setelah kau memeluk Tuhan Peluk pula istrimu Pernah kudengar seorang ahli ibadah Dengan puasa seribu hari Dengan se…
Puisi: Kepada Penyair Besar Sutardji Calzoum Bachri (Karya Motinggo Boesje) Kepada Penyair Besar Sutardji Calzoum Bachri Kau bilang padaku keningmu lecet karena bersujud Kubilang padamu …
Puisi: Jumlah-Jumlah (Karya Motinggo Boesje) Jumlah-Jumlah Marilah jangan bicara soal jumlah Karena Akulah Jumlah Yang membuat semua jumlah Jadi genap Berapa jumlah angin? Berapa jumlah hujan? Y…
Puisi: Sebuah Ziarah (Karya Motinggo Boesje) Sebuah Ziarah Melati itu jatuh di sandal jepit seorang kuli pasar yang pernah bernazar berziarah kubur ke makam istrinya Yang ia temui bukan makam bu…
Puisi: Kepada Anak (Karya Motinggo Boesje) Kepada Anak Sebelum berangkat sekolah periksa dulu semua buku semua pensil atau sebutir nasi pada bibir Sebelum meninggalkan rumah Ciumlah tangan…
Puisi: Tafsir Ayub, Sang Nabi (Karya Motinggo Boesje) Tafsir Ayub, Sang Nabi Empat puluh masa Genap sudah Sang Nabi teruji dalam sakit kulit yang parah Ayub keluar lewat belukar Dari hutan sunyi Dekat ai…