Puisi: Pada Suatu Dini Hari (Karya Motinggo Boesje) Pada Suatu Dini Hari Luputlah takut, luputlah maut Kudengar dendang sayang seorang ibu menidurkan anak. Mungkin dia itu ibuku yang menidurkan aku emp…
Puisi: Buat Penyair Sufi (Karya Motinggo Boesje) Buat Penyair Sufi Abdul Hadi W.M. Setelah kau memeluk Tuhan Peluk pula istrimu Pernah kudengar seorang ahli ibadah Dengan puasa seribu hari Dengan se…
Puisi: Kepada Penyair Besar Sutardji Calzoum Bachri (Karya Motinggo Boesje) Kepada Penyair Besar Sutardji Calzoum Bachri Kau bilang padaku keningmu lecet karena bersujud Kubilang padamu …
Puisi: Jumlah-Jumlah (Karya Motinggo Boesje) Jumlah-Jumlah Marilah jangan bicara soal jumlah Karena Akulah Jumlah Yang membuat semua jumlah Jadi genap Berapa jumlah angin? Berapa jumlah hujan? Y…
Puisi: Sebuah Ziarah (Karya Motinggo Boesje) Sebuah Ziarah Melati itu jatuh di sandal jepit seorang kuli pasar yang pernah bernazar berziarah kubur ke makam istrinya Yang ia temui bukan makam bu…
Puisi: Kepada Anak (Karya Motinggo Boesje) Kepada Anak Sebelum berangkat sekolah periksa dulu semua buku semua pensil atau sebutir nasi pada bibir Sebelum meninggalkan rumah Ciumlah tangan…
Puisi: Tafsir Ayub, Sang Nabi (Karya Motinggo Boesje) Tafsir Ayub, Sang Nabi Empat puluh masa Genap sudah Sang Nabi teruji dalam sakit kulit yang parah Ayub keluar lewat belukar Dari hutan sunyi Dekat ai…
Puisi: Amsal Daud (Karya Motinggo Boesje) Amsal Daud Ketika gigi tanggal Ketika rambut memutih Kuingat sebuah amsal Seorang nabi menjelang mati Sungguh aku bertutur jujur Bila datang ajal Bia…
Puisi: Di Pegunungan (Karya Rachmat Djoko Pradopo) Di Pegunungan di sini, angin hijau mendinginkan kegerahan menghapus debu-debu kota inilah napas segar, dengan butir-butir oksigen bening …
Puisi: Sajak Bonsai Memandang Pagi (Karya Frans Nadjira) S ajak Bonsai Memandang Pagi Jadi apa makna bercak darah? Tirai tembus pandang bergetar dalam cahaya ketika dingin menyentuh kemilau embun. …
Puisi: Saidah (Karya Fatin Hamama) Saidah Saidah, kaukah itu mengepul seperti asap hilang ditelan angin Kau menangis air matamu mengalir diserap tanah kau bernyanyi suaramu sesak di ri…
Puisi: Jakarta (Karya Husni Djamaluddin) Jakarta jakarta adalah bis kota yang berjubel penumpangnya bergerak antara kemacetan jalan raya dan terobosan-terobosan tak terduga jakarta adalah bo…
Puisi: Percakapan Seorang Kelana dengan O (Karya Arahmaiani) Percakapan Seorang Kelana dengan O Kelana : Engkau diam memaku Bicara lewat mata Membuat aku terpana…