Puisi: Haiku Cinta (Karya Herman RN) Haiku Cinta jika cinta adalah candu cukupkan rindu jadi penawarnya rindu dan cinta tiada berumpama. 2017 Analisis Puisi: Puisi "Haiku …
Puisi: Jalan Setapak (Karya Acep Zamzam Noor) Jalan Setapak Cahaya pagi Kabut perlahan pudar Jalan setapak 2015 Sumber: Tonggeret (2020) Analisis Puisi: Puisi “Jalan Setapak” karya Acep Zamzam N…
Puisi: Di Bandung (Karya Kurniawan Junaedhie) Di Bandung Di bawah bulan Harumnya teh Kamomil Buatku lena Memakai mantel di Jalan Riau Bandung Bac…
Puisi: Haiku tentang Kopi (Karya Kurnia Effendi) 9 Haiku tentang Kopi 1. kasihku: Eva lingkar pinggang Pringsurat terkecup hangat 2. lebar Malabar paras petani kopi disekap kabut 3. secangkir cinta …
Puisi: Sajak Hijau, Putih dan Jingga (Karya Sugiarta Sriwibawa) Sajak Hijau, Putih dan Jingga Senzoku Sarang burung bisu Merangkum kabut Mencengkeram lagu Payung …
Puisi: Kilas Musim Gugur (Karya Nirwan Dewanto) Dua Belas Kilas Musim Gugur ( untuk Sigit Haryoto ) Pohon Mapel Jingga pada ujung jemari. Dari lingkar bat…
Puisi: Haiku Rindu (Karya Joshua Igho) Haiku Rindu Haiku Rindu (1) Sudut matamu menikam menyayatku setajam rindu Haiku Rindu (2) Tak mungkin aku hanya cumbui rindu tanpa…
Puisi: Selembar Daun (Karya Acep Zamzam Noor) Selembar Daun (1) Melintas hutan Surya redupkan sinar Bunyi tonggeret Selembar Daun (2) Selembar daun Melayang dengan ringan Angin kemarau 2015 Sumbe…
Puisi: Banda Aku (Karya Yvonne de Fretes) Banda Aku ( haiku ) biru dan laut kata dan desah menikam erat dada benteng Belgica berlayar malam semesta pun tersenyum pesta rakyat dan aku pane ju…
Puisi: Saat Lelah, Letih (Karya Kurniawan Junaedhie) Saat Lelah, Letih Tidurlah saja Jangan takutkan malam Alam disapih. Terang bulan Aspal jalan berkilat …
Puisi: Dua Malam di Jogja (Karya Kurniawan Junaedhie) Dua Malam di Jogja Masuk ke hotel Potret Sang Sultan Dalam alam terpisah Melihat peta Hampir semua tempat Asing bagiku Malam di D…
Puisi: Rindu (Karya Mochtar Lubis) Rindu api bakar nyala ditiup angin cakrawala Penjara Madiun, 2 Februari 1963 Sumber: Catatan Subversif (1980) Analisis Puisi : Puisi "Rindu&quo…
Puisi: Senyum (Karya Mochtar Lubis) Senyum matahari di dinihari mencium bukit Penjara Madiun, 2 Februari 1963 Sumber: Catatan Subversif (1980) Analisis Puisi : Puisi "Senyum"…
Puisi: Haiku Haimu (Karya Sam Haidy) Haiku Haimu (1) Mendung bergulung Bubarkan perjamuan Di langit kayas. (2) Kiamat kecil Letupan bulan hujan Kaleidoskop. (3) Abu …