Puisi Ahda Imran

Puisi: Di Seberang Jembatan (Karya Ahda Imran)

Di Seberang Jembatan Demi malam yang masuk ke dalam paru-paruku demi lubuk sungai tempat ikan-ikan menyimpan telurnya demi selembar kerta…

Puisi: Maitara Tidore (Karya Ahda Imran)

Maitara Tidore Di Maitara keindahan itu adalah laut yang tak bersuara gugusan pulau dan pegunungan terapun…

Puisi: Sepanjang Jalanan (Karya Ahda Imran)

Sepanjang Jalanan Kutulis sajak ini di atas seekor kuda ketika lorong-lorong angin menghembuskan suaramu ja…

Puisi: Pernyataan (Karya Ahda Imran)

Pernyataan Ini wajahku. Bawa ke laut, lalu kenanglah! Sepanjang abad perut ikan-ikan menyimpannya. Menyerahkannya pada nafas para nela…

Puisi: Sungai Kapuas (Karya Ahda Imran)

Sungai Kapuas (- Markunyang) aku telah meminum air Kapuas dan kau telah datang ke dalam tubuhku maka kau …

Puisi: Sungai Barito (Karya Ahda Imran)

Sungai Barito Sungai ini seolah tak bergerak tak mengingatkanku pada negeri di mana pun di Muara Kuin aku m…

Puisi: Anjing Hitam Mata Satu (Karya Ahda Imran)

Anjing Hitam Mata Satu Ini leherku tapi, katakan, siapa yang mengutusmu? 2007 Sumber:  Penunggang Kuda Negeri Malam (2008) Analisis Puis…

Puisi: Sri Menjahit (Karya Ahda Imran)

Sri Menjahit Di permukaan kain guntingku memisahkan siang dan malam Duduk tenang mengayuh mesin perjalananku meniti benang. Benang yang me…

Puisi: Semanggi (Karya Ahda Imran)

Semanggi Meminjam tubuhmu dari jalanan penuh tentara dan mahasiswa: Aku penari dengan kening yang retak. Ranting angin tumbuh dan menjulur…

Puisi: Hujan yang Berwarna Hitam (Karya Ahda Imran)

Hujan yang Berwarna Hitam Hujan yang berwarna hitam adalah hantu yang bersedih dirangkumnya sekalian malam …

Puisi: Jalan Tan Malaka, Payakumbuh (Karya Ahda Imran)

Jalan Tan Malaka, Payakumbuh Lurus jalan menuju Suliki di ujungnya persimpangan - Koto Tangah dan Koto Tingi keduanya menuju ke dalam lemb…

Puisi: Sebuah Kota (Karya Ahda Imran)

Sebuah Kota Kota ini berakhir di sebuah bundaran jalan, di sebuah hotel dengan lampu-lampu kamar yang selalu dipecahkan orang Setiap malam suara-suar…

Puisi: Sesuatu Sedang Terjadi (Karya Ahda Imran)

Sesuatu Sedang Terjadi Sesuatu sedang terjadi. Orang-orang berkumpul di dermaga, bersiap berangkat tapi entah hendak ke mana dan entah unt…
© Sepenuhnya. All rights reserved.