Puisi: Sajak pada Suatu Hari Libur (Karya Aldian Aripin) Sajak pada Suatu Hari Libur Kadang-kadang Aku rindu menyatu kembali dengan alam Mereguk air kelapa dan mendengarkan musik Angin…
Puisi: Kuberi Engkau Sayap (Karya Aldian Aripin) Kuberi Engkau Sayap Kuberi engkau sayap Terbanglah. Menjauh atau mendekat Terserah. Pekanbaru, 1977 Sumber: Nyanyian Malam…
Puisi: Pagi (Karya Aldian Aripin) Pagi Gerimis seperti jarum- jarum jatuh. Pada seng dan subuh, seribu gugur dari sebuah jam yang jauh. Kelelawar pun menjerit …
Puisi: Doa (Karya Aldian Aripin) Doa Tuhan, Kutuklah aku. Karena akulah Sendiri yang menjemba buah Yang terlarang dalam surga Bagai Adam, Campakkanlah aku…
Puisi: Elegia Ibu Kota (Karya Aldian Aripin) Elegia Ibu Kota O, Bapa pemimpin o, pemerintah hati yang beku betapa dingin. Siang betapa panas lelaki kami berkeringat m…
Puisi: Kepada Orang Terlunta (Karya Aldian Aripin) Kepada Orang Terlunta Menjalar kau sayang, matamu nanar Berputar-putar kau sayang, di lingkar lapar O dimana akan bersua rindu setia Baginya…
Puisi: Bayangan (Karya Aldian Aripin) Bayangan Ah, kaulah itu yang menunggui aku Bila di sampingku masih menyala lampu Kawan setia, tapi sia-sia tiada daya bi…
Puisi: Elang Laut (Karya Aldian Aripin) Elang Laut Seekor elang laut terbang tak juga ia menyambar. Terik dan lelah ia pun menyerah. Kesepian. Tanjung Balai Karimun, 1977 …
Puisi: Batu Karang (Karya Aldian Aripin) Batu Karang Kerdipan suar itu mengisyaratkan awas di depanmu ada karang. Juru mudi menangkap isyarat itu lalu memutar haluan. (Isyarat…
Puisi: Dalam Perjalanan (Karya Aldian Aripin) Dalam Perjalanan Maka pulau Bangka pun terlampaui Benturan-benturan ombak di haluan Memukul-mukul hatiku yang rindu. Elang yang duka bert…
Puisi: Metafisik (Karya Aldian Aripin) Metafisik Dunia di luar dunia Gelombang arwah Tak terjemba Luput dari mata. Dunia di luar dunia Khidmat dan mulia …
Puisi: Akan Tiba Waktu (Karya Aldian Aripin) Akan Tiba Waktu Lihatlah, jutaan mata menatap dengan satu dakwa: Engkaulah sumber bencana! Lihatlah, jutaan tangan teracung dengan sat…
Puisi: Akulah Tanah Air (Karya Aldian Aripin) Akulah Tanah Air Akulah tanah air ibu tua dengan jutaan anak yang mengeluh dan meratap berjalan dengan kepala tertunduk dan l…
Puisi: Panca Sila dalam Sajak (Karya Aldian Aripin) Panca Sila dalam Sajak Azan dan lonceng gereja Kelenteng dan perasapan dupa Terjalin mesra dalam satu makna: Ketuhanan Yang Maha Esa. Wa…
Puisi: Abandoned Ship (Karya Aldian Aripin) Abandoned Ship Sebuah kapal layar tertambat pada sauh ditinggalkan. terangguk-angguk digoyang gelombang. Suatu senja hal itu …
Puisi: Kapal Rusak (Karya Aldian Aripin) Kapal Rusak Gesekan ombak di haluan adakah pelabuhan akan terjangkau. Gesekan sebuah jentera membangun seribu tanya. Kapal ru…
Puisi: Marilah Sayang (Karya Aldian Aripin) Marilah Sayang Kuburlah sayang segala sendu seluruh alam buat berlagu. Kalau kau rindu cinta yang mekar tataplah sayang bin…