Puisi Bersajak A-A-A-A

Puisi: Tak Bisa Kulupakan (Karya W.S. Rendra)

Tak Bisa Kulupakan Tak bisa kulupakan hutan, tak bisa kulupakan sedapnya daun gugur, lembutnya lumut cendawan. Tak bisa kulupakan hutan, tak …

Puisi: Di Bawah Jendela (Karya Daelan Muhammad)

Di Bawah Jendela ada angin menjenguk dari luar jendela sudah tua tapi masih begitu tampan ia demi melihat aku acuh tak acuh saja ia pun melompat masu…

Puisi: Kwatrin Perantauan (Karya Gunoto Saparie)

Kwatrin Perantauan malam pun makin larut dan malioboro basah namun tak ada pembicaraan apa pun soal kuliah kau justru lebih suka berbicara t…

Puisi: Adat/Istiadat Cinta (Karya A. Munandar)

Adat / Istiadat Cinta                 Aku menutup mataku meratapi sebuah bayang meraba lukaku karena kenyataan selalu bertanya padaku di mana duni…

Puisi: Patuhlah pada Ayah dan Ibu (Karya Muhammad Lutfi)

Patuhlah pada Ayah dan Ibu Kalau mendengar perintah ayah dan ibu Segera berlari jangan menunggu Berbakti pada kaki ayah ibumu Agar surga selalu bersa…

Puisi: Sia-Sia (Karya Gunoto Saparie)

Sia-Sia pahit kopi teronggok sia-sia di dasar gelas percakapan-percakapan tak juga tuntas ketika selepas pagi buta tamu-tamu berkemas buah-b…

Puisi: Pat Pat Gulipat (Karya Toto ST Radik)

Pat Pat Gulipat Hidup ini pat pat gulipat Tambah jimat dapat berlipat Mumpung masih jadi pejabat Buat apa ngurus rakyat. Serang, 2002 Sumb…

Puisi: Hancur di Jalanan (Karya Elfindha Yuliana R)

Hancur di Jalanan Di sudut jembatan kota Kulihat insan yang sangat tua renta Mencari sesuap nasi tanpa kata Rupanya ia hanya bisa meminum air mata Re…

Puisi: Ingin Beta Hendak ke Sana (Karya A. Damhoeri)

Ingin Beta Hendak ke Sana Ingin beta hendak ke sana, 'kan melihat tamasya buana, Kudengar suara entah dimana: "Sabarlah dahulu wahai teruna!…

Puisi: Menggapai Mimpi (Karya Ristiana Wang)

Menggapai Mimpi Kini senja telah berganti Gelap malam datang menyelimuti Memenuhi tiap inci relung hati Menangis teriris meratapi diri Bersembunyi hi…

Puisi: Ayat Kursi (Karya Toto ST Radik)

Ayat Kursi Kursi kursi kursi Kutahu yang kucari Kursi kursi kursi Tiada Tuhan selain kursi. Serang, 2002 Sumber: Pangeran [Lelaki yang Ta…

Puisi: Pada Setiap Petang (Karya Gunoto Saparie)

Pada Setiap Petang pada setiap petang burung-burung pulang ke sarang tetapi kau justru baru datang  tak membawa apa-apa kecuali bayang-bayang 2023 An…

Puisi: Kwatrin Penyair (Karya Widodo Arumdono)

Kwatrin Penyair bagi: H.B Jassin sepedang jiwa menyalang di langit sunyi ikhwal merobek kerajaan sepi di halaman kalam Illahi terasa hidup belum usai…

Puisi: Kwatrin buat UK (Karya Gunoto Saparie)

Kwatrin buat UK senja pun turun ketika jalan menikung tajam di antara malioboro dan bulaksumur kelam kuketuk pintu rumah dinasmu untuk makan m…
© Sepenuhnya. All rights reserved.