Puisi Bersajak A-A-A-A

Puisi: Hancur di Jalanan (Karya Elfindha Yuliana R)

Hancur di Jalanan Di sudut jembatan kota Kulihat insan yang sangat tua renta Mencari sesuap nasi tanpa kata Rupanya ia hanya bisa meminum air mata Re…

Puisi: Ingin Beta Hendak ke Sana (Karya A. Damhoeri)

Ingin Beta Hendak ke Sana Ingin beta hendak ke sana, 'kan melihat tamasya buana, Kudengar suara entah dimana: "Sabarlah dahulu wahai teruna!…

Puisi: Menggapai Mimpi (Karya Ristiana Wang)

Menggapai Mimpi Kini senja telah berganti Gelap malam datang menyelimuti Memenuhi tiap inci relung hati Menangis teriris meratapi diri Bersembunyi hi…

Puisi: Ayat Kursi (Karya Toto ST Radik)

Ayat Kursi Kursi kursi kursi Kutahu yang kucari Kursi kursi kursi Tiada Tuhan selain kursi. Serang, 2002 Sumber: Pangeran [Lelaki yang Ta…

Puisi: Pada Setiap Petang (Karya Gunoto Saparie)

Pada Setiap Petang pada setiap petang burung-burung pulang ke sarang tetapi kau justru baru datang  tak membawa apa-apa kecuali bayang-bayang 2023 An…

Puisi: Kwatrin Penyair (Karya Widodo Arumdono)

Kwatrin Penyair bagi: H.B Jassin sepedang jiwa menyalang di langit sunyi ikhwal merobek kerajaan sepi di halaman kalam Illahi terasa hidup belum usai…

Puisi: Kwatrin buat UK (Karya Gunoto Saparie)

Kwatrin buat UK senja pun turun ketika jalan menikung tajam di antara malioboro dan bulaksumur kelam kuketuk pintu rumah dinasmu untuk makan m…

Puisi: Sukabumi (Karya Rahman Arge)

Sukabumi Jika anda digoda mati Karena tak suka pada bumi Datanglah ke Sukabumi Konon untuk menimbun sunyi 1972 Sumber: Horison  (Mei, 1974) Analisis …

Puisi: Angin Kecil (Karya Faisal Ismail)

Angin Kecil ada suaramu bertingkah irama selembut cahaya, selembut cinta berbisik rahasia, berbisik bahagia membelai-belai rambutmu ketika senja lang…

Puisi: Tuhan Sangat Dekat (Karya Faisal Ismail)

Tuhan Sangat Dekat Tuhan terbaca dalam syahadat Tertera dari ayat ke ayat Tersebut dari juz pertama hingga tamat Dialah Penguasa hari kiamat Tuhan te…

Puisi: Akulah Laut (Karya Nia Samsihono)

Akulah Laut Akulah laut menyediakan ikan untuk disantap laki-laki dan perempuan Akulah laut tempat berbiak segala makhluk yang tidak tinggal di darat…

Puisi: Lonceng Gereja (Karya Nirwan Dewanto)

Lonceng Gereja Kaum musuhku menuntun aku menyanyi seraya memeluk aneka menara tertinggi tetapi demi jubah L…

Puisi: Kasmaran (Karya Djoko Saryono)

Kasmaran diam-diam aku selalu mengharapkan kau menjadi iringan awan, menjelma deras hujan mengurungku sebagai tahanan di ceruk penantian dan membiusk…

Puisi: Cinta Rupiah (Karya Taufiq Ismail)

Cinta Rupiah Sesuatu paling jahil malam ini aku simak sebagai perintah Yaitu perintah agar rakyat mencintai rupiah Buru-buru aku ke kamar mandi mence…
© Sepenuhnya. All rights reserved.