Puisi: Penyair, yang Lahir di Tanah Air (Karya Dodong Djiwapradja) Penyair, yang Lahir di Tanah Air Inilah aku, Burung unta dari seberang Bulu-bulunya terbuat Dari pantun, sajak dan tembang (Vla…
Puisi: Kastalia (Karya Dodong Djiwapradja) Kastalia Kota ialah tiang-tiang listrik trem becak Unsur-unsur kehidupan bumi fana larut dalam kebalauan sukma Debu …
Puisi: Puisi (Karya Dodong Djiwapradja) Puisi Kun fayakun Saat penciptaan kedua adalah puisi Tertimba dari kehidupan yang kautangisi Bumi yang kaudiami, laut yang kaulayari a…
Puisi: Jalan Setapak (Karya Dodong Djiwapradja) Jalan Setapak Jalan setapak, Becek-becek ke pegunungan Tanda kampungku berpagar bambu Kambing dan kerbau, sawahku tujuh bidang Kebun temu…
Puisi: Pergi Mengembara Selagi Usia Masih Muda (Karya Dodong Djiwapradja) Pergi Mengembara Selagi Usia Masih Muda (1) Pergi mengembara selagi usia masih muda Sebab nanti bila janggut sudah turun bagai salju,…
Puisi: Mengaji (Karya Dodong Djiwapradja) Mengaji Mengapa tidak bahasa Jawa atau Sunda supaya nenek bisa membaca? Tapi, bukankah tiap baris puisi kalau terlalu jela…
Puisi: Jari-jemari (Karya Dodong Djiwapradja) Jari-jemari (1) Dalam perjalanan mimpi-mimpinya seakan kebenaran tersingkap seakan matahari pagi seakan …
Puisi: Anak Kecil di Tengah Lautan (Karya Dodong Djiwapradja) Anak Kecil di Tengah Lautan Kita tidak pernah belajar bagaimana para nelayan berlayar. Ketika ombak datang didorongnya ke muka …
Puisi: Mancing di Kali Cimanuk (Karya Dodong Djiwapradja) Mancing di Kali Cimanuk Sehabis naik bukit ini, pohon loa Belok kanan lalu lembah, akhirnya air Batu dan pasir begini melulu dari …
Puisi: Tangan-Tangan Lapar (Karya Dodong Djiwapradja) Tangan-Tangan Lapar Di mana-mana - ya di mana saja! Tangan-tangan lapar kian memanjang - kian memanjang Dan jalan-jalan gemuruh oleh si kurus…
Puisi: Getah Malam (Karya Dodong Djiwapradja) Getah Malam ( 1) Kuhisapi udara malam sebab ia bagian dari kehidupan Lampu-lampu pijar jalan panjang kesibukan orang dan kendaraan …
Puisi: Sajak Akhir Tahun (Karya Dodong Djiwapradja) Sajak Akhir Tahun (1) Angin bermain di daun jendela Dan anak-anak bermain sepeda Permainan tak selalu sia-sia Hanya usia semakin tua (2)…