Puisi: Ketika Jutaan Anak Tersesat di Indonesia (Karya Iman Budhi Santosa) Ketika Jutaan Anak Tersesat di Indonesia Sejauh engkau berlari masih tercium aroma beluntas dan kemangi menyatakan keringatku, keringat mereka benar …
Puisi: Setelah Memandang Langit (Karya Emha Ainun Nadjib) Setelah Memandang Langit Setelah memandang langit dan benda-benda Setelah dijaring semesta dan sistem-sistem fisika Setelah kau sebut Tuhan berada di…
Puisi: Aku Ingin Menulis Puisi, Yang (Karya Taufiq Ismail) Aku Ingin Menulis Puisi, Yang Aku ingin menulis puisi, yang tidak semata-mata berurusan dengan cuaca, warna, cahaya, suara dan mega.…
Puisi: Almamater (Karya Taufiq Ismail) Almamater Di depan gerbangmu tua pada hari ini Kami menyilangkan tangan, ke dada kiri Tegak tengadah menatap menatap bangunanmu …
Puisi: Reklame Bisu (Karya Deni Puja Pranata) Reklame Bisu Dendamnya ia pajang di himpitan kota ditumpahkanlah segelas amarah dari susu kedelai yang ia minum sehabis mengerj…
Puisi: Bukit-Bukit Pasir (Karya Ragil Suwarna Pragolapati) Bukit-Bukit Pasir Sang Yogawan pun mengembara, pagi-sore dan siang-malam Di gurun pasir, dia asyik menyimak misteri kehidupan “Tandus lagi kering. Pa…