Puisi Gunawan Maryanto

Puisi: Hujan Pertama (Karya Gunawan Maryanto)

Hujan Pertama (: vina agusti) ingatan yang keruh: nama-nama dan aksara yang gaduh. adalah jejak masa lalu – gerak dan retak tak…

Puisi: Mereka (Karya Gunawan Maryanto)

Mereka (: sq) Langit oranye di matamu Bunga-bunga rumput di sweatermu —tapi tak ada lagu Harus kunamakan apa, cinta yang berjat…

Puisi: Sajak 4 Seuntai (Karya Gunawan Maryanto)

Sajak 4 Seuntai (1) kau yang menyelinap diam-diam seluruh lampu sudah kupadamkan kita telah memesan malam dan merumahkan percakap…

Puisi: Perasaan-Perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya (Karya Gunawan Maryanto)

Perasaan-perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya 1 baikah. akan kujalani saja kutukan ini akan kutulis seribu perasaan tentangmu mulai pagi i…

Puisi: Sendhang Kapit Pancuran (Karya Gunawan Maryanto)

Sendhang Kapit Pancuran akulah sendang itu di mana waktu bersembunyi sedang dua pancuran itu adalah saudaraku —kakak dan adik kandung…

Puisi: Waspa Kumembeng Jroning Kalbu (Karya Gunawan Maryanto)

Waspa Kumembeng Jroning Kalbu September-Oktober Kau pernah bilang : ada saatnya burung kembali bersarang membangun segala yang pern…

Puisi: Wedharing Wacana Mulya (Karya Gunawan Maryanto)

Wedharing Wacana Mulya Maret Kau yang berdiri di ujung musim hujan Di antara bunga gelagah berguguran Kupanggil namamu. Kupanggil n…

Puisi: Jineman Uler Kambang (Karya Gunawan Maryanto)

Jineman Uler Kambang (: sg) (1) gong ataukah perempuan yang berdiam di dalamnya memintaku berjanji kesekian kali untuk kembali bas…

Puisi: Yang Selalu Terjadi di Hari Minggu (Karya Gunawan Maryanto)

Yang Selalu Terjadi di Hari Minggu (: inez dikara) Ia mengacungkan kuas itu persis ke mukaku mungkin bertanya atau hanya menggerutu: …

Puisi: Jeda yang Ajaib (Karya Gunawan Maryanto)

Jeda yang Ajaib (: dsr) Dalam jeda yang singkat ingin kutulis pesan atau barangkali panggilan : nama atau sebuah kalimat – sebe…
© Sepenuhnya. All rights reserved.