Puisi Tentang Buruh

Puisi: Sumpah Buruh (Karya Abdul Wachid B. S.)

Sumpah Buruh kita manusia indonesia beralam satu alam indonesia kita manusia indonesia bermodal satu modal indonesia kita manusia in…

Puisi: Sehabis Mogok (Karya Wowok Hesti Prabowo)

Sehabis Mogok hujan mulai turun. hari sudah sore ketika kita memutuskan untuk pulang. semangkuk indomi masih panas dan kau milih kopi untuk menemani …

Puisi: Kita Luka (Karya Wowok Hesti Prabowo)

Kita Luka di dadamu matahari terbit tenggelam sepanjang hari memanasi dapur. kibaran dasi menusuk hati pabrik-pabrik tak berhati. hari ini yang terte…

Puisi: Tembang dari Pecinan (Karya Badjuri Doellah Joesro)

Tembang dari Pecinan Teruslah puluk nasimu, teruslah Wahai kaum buruh kota Luruhkan segala keringat ke dahi Tatap segala hidup birahi. D…

Puisi: Sobat Buruh (Karya Yehezkiel)

Sobat Buruh Tanah rantau jauh kau dekat, sembari dekat dikau melaknat. Sumringah terukir raut bibir mungilmu berdesis, namun badanmu tertindih lukaku…

Puisi: Buruh (Karya A. M. Dg. Myala)

Buruh ( 1 ) Duduk aku hadapi meja Tulis buku banyak ragam Kopi masuk gula keluar Kapok dibeli koprah dijual. Semenjak pagi sudah begitu Sampaikan pet…

Puisi: Marsinah (Karya Putu Oka Sukanta)

Marsinah Marsinah bukanlah sebuah salam Disambut burung gagak pembawa berita kematiannya Marsinah bukanlah…

Puisi: Nonton Harga (Karya Wiji Thukul)

Nonton Harga Ayo keluar keliling kota tak perlu ongkos tak perlu biaya masuk toko perbelanjaan tingkat lima tak beli tak apa lihat-li…

Puisi: Tangan Seorang Buruh Batu-Arang (Karya Agam Wispi)

Tangan Seorang Buruh Batu-arang Trem lari-lari di bawah rintik salju wajah dalamnya tiada sehijau rumput negeriku di sini di bumi kelabu h…

Puisi: Internasionale (Karya Goenawan Mohamad)

Internasionale Di sebuah perpustakaan di sebuah penderitaan seorang-orang tua resah tersandar ke kaca meja. Ia tak bermahko…

Puisi: Pertanyaan Penting (Karya W.S. Rendra)

Pertanyaan Penting (Kenapa kamu bunuh Marsinah?) Indonesia indah melimpah. Di samping sumur pohon jambu berkembang. Di laut ikan…

Puisi: Buruh Musiman (Karya Linus Suryadi AG)

Buruh Musiman Biji gandum ditabur ke ladang Tumbuh suburlah tanaman Ladang diketam pada musimnya Rumput da…
© Sepenuhnya. All rights reserved.