Puisi: Cita-Cita (Karya Arahmaiani) Cita-Cita Waktu kecil aku ditanya Cita-citaku apa Kubilang mau jadi nabi Bapak bilang: tidak bisa! Anak perempuan boleh meraih cita-cita…
Puisi: Berpedomanlah pada Cita-Cita (Karya Bung Karno) Berpedomanlah pada Cita-Cita Ya, kita hidup dalam dunia yang penuh ketakutan kehidupan manusia sekarang digerogoti dan dijadikan pahit-getir oleh ras…
Puisi: Cita-Cita (Karya Joko Pinurbo) Cita-Cita Setelah punya rumah, apa cita-citamu? Kecil saja: ingin sampai rumah saat senja supaya saya dan s…
Puisi: Asa yang Gigih (Karya Yanti Harbi) Asa yang Gigih Sekian tapak yang terjajak Menggiring laju terus bergerak Singkir halang aku menggertak Hingga tuju tak berjarak Mantapkan langkah yan…
Puisi: Tamasya dalam Gelap (Karya Remy Sylado) Tamasya dalam Gelap Kita tak pandai lagi membedakan Ketakutan dalam bicara atau bicara dalam takut Mengadakan yang tiada atau meniadakan yan…
Puisi: Cita-Cita (Karya Muhammad Yamin) Cita-Cita Hari pun malam teduh dan tenang Anginnya lembut tiada berkira; Lautan bernafas, lemah suara Tiada berombak, berlinang-genang. Menadahkan ta…
Puisi: Antara Duka dan Cita-Cita (Karya Sherly Malinton) Antara Duka dan Cita-Cita dalam remang cuaca nampak sejuta duka menghias bumi yang gersang dalam cerah sang surya menebar harapan penuh cita-cita di …
Puisi: Pujangga dan Cita-Cita (Karya Usmar Ismail) Pujangga dan Cita-Cita Bertanya aku pada Pujangga: Jikalau Tuan orang pemuja Cita-cita yang suci murni Per…
Puisi: Jarum Waktu (Karya Remy Sylado) Jarum Waktu Kalau takut pada masa lalu jangan pindahkan matamu di belakang selagi ada benderang terang dar…
Puisi: Cita-Cita (Karya Usmar Ismail) Cita-Cita Cita-cita, Kurasa kau lincah menari-nari di dalam jiwa, Kudengar kau nyaring bernyanyi-nyanyi di dalam dada bagai seruling tiada henti meny…
Puisi: Niat (Karya Muhammad Yamin) Niat Entah bak mana rasanya hati Sebagai manik jatuh terurai Mendengarkan ayam berganti-ganti Mengeluarkan suara berderai-dera…
Puisi: Lovember (Karya Dimas Indiana Senja) Lovember Ke mana aku musti cerita dan ceriakan hari indah bersamamu? Nun di balik baik sikapmu juga siapmu ada cinta cita kau-aku …
Puisi: Merajut Asa Terbitlah Cahaya (Karya Ana Lailatul Fauziah) Merajut Asa Terbitlah Cahaya atmosfir kerinduan selalu memanggil memeluk anak bangsa di pelupuk mata keluh kesah bukan lagi makanan favorit biarkan p…
Puisi: Hadiah dari Ibu (Karya Tri Yunarti) Hadiah dari Ibu Hari ini hatiku berbunga Menerima hadiah dari ibu Atas jerih payahku belajar Hingga menjadi bintang kelas Sebuah kotak bergambar bone…