Puisi Tentang Jendela

Puisi: Lewat Sebuah Jendela Kamar (Karya Husnul Khuluqi)

Lewat Sebuah Jendela Kamar lewat sebuah jendela kamar kusaksikan dunia luar terbakar pohonan mati, hutan jadi lautan api tak ada embun, tak ada rerum…

Puisi: Jendela (Karya Joko Pinurbo)

Jendela Di jendela tercinta ia duduk-duduk bersama anaknya yang sedang beranjak dewasa. Mereka ayun-ayunkan kaki, berbincang, bernyanyi da…

Puisi: Dari Balik Jendela (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Dari Balik Jendela Diam-diam kutelusuri kisahmu dari balik jendela waktu kutemukan engkau dalam keheningan se…

Puisi: Jendela Tua (Karya Djamil Suherman)

Jendela Tua Kepergiannya tanpa saksi Biar dinding setua ini Terlukis sebuah wajah Pucat tanpa nama Tanah kering sekeliling Daun dan bunga berguguran …

Puisi: Memoar di Jendela (Karya Arif Bagus Prasetyo)

Memoar di Jendela (1) sebab seberkas tangga cahaya ini, kasih kembali engkau terhisap pada menara. musim pun tak pernah singgah di sana. j…

Puisi: Biarkan Jendela Itu Terbuka (Karya Budiman S. Hartoyo)

Biarkan Jendela Itu Terbuka Biarkan jendela itu terbuka biarlah Biarkan kebebasan pergantian udara setelah sekian saat ditelan pengap tia…

Puisi: Di Muka Jendela (Karya Goenawan Mohamad)

Di Muka Jendela Di sini cemara pun gugur daun. Dan kembali ombak-ombak hancur terbantun. Di sini kemarau pun menghembus bumi me…

Puisi: Jendela (Karya Idrus Tintin)

Jendela Sepuluh ribu kali selamat pagi Sepuluh ribu kali selamat malam Kicau murai, fajar dan embun Uap asin dari laut yang jauh Bancuhan ketawa     …

Puisi: Dari Jendela Hyatt Regency, Manila (Karya Acep Zamzam Noor)

Dari Jendela Hyatt Regency, Manila (1) Segala resah telah kupintal jadi lagu Dan kubuka jendela lebar-lebar Untuk pagi. Dari sisa kantuk aku membuat …

Puisi: Lelaki di Jendela (Karya Iyut Fitra)

Lelaki di Jendela Ada lelaki setengah tua tertegun di jendela tatapannya lumpuh, angin menyapu gurat nan gelisah di setiap jengkal pandang ha…

Puisi: Jangan Engkau Menyebut Jua (Karya Linus Suryadi AG)

Jangan Engkau Menyebut Jua Jangan engkau menyebut jua bahwa hujan belum lagi reda sebab kelam melalui jendela rela menghantarkan bauan bung…

Puisi: Aubade (Karya Sapardi Djoko Damono)

Aubade Percik-percik cahaya. Lalu kembali hijau namamu, daun yang menjelma kupu-kupu, ketika anak-anak bernyany…

Puisi: Dari Jendela-Jendela Gerbong (Karya Rayani Sriwidodo)

Dari Jendela-Jendela Gerbong Dari jendela-jendela gerbong yang tertutup rapat bagai sebaris teka-teki masih saja kutemukan kilasan bayang : kita dala…

Puisi: Dari Balik Jendela Puncak Chase Plaza (Karya Medy Loekito)

Dari Balik Jendela Puncak Chase Plaza Dari balik jendela puncak Chase Plaza Jakarta terkapar di bawah terhi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.