Puisi Tentang Makan

Puisi: Dinner Scene (Karya Yuswadi Saliya)

Dinner Scene kegiatan yang baru ini memburu juga setiap waktu ia menterjemahkan, sementara seseorang mempersiapkan meja makan dan keinginan untuk men…

Puisi: Makan Pagi di Tepi Pantai (Karya Juniarso Ridwan)

Makan Pagi di Tepi Pantai angga, justru ini yang terjadi; seperti berdiam di dalam galeri, 300 lukisan menghias ruang; istriku menuntun anak-anak, la…

Puisi: Di Meja Makan (Karya Sugiarta Sriwibawa)

Di Meja Makan Bagaikan sepucuk surat kaleng Yang sekali mendakwa dan memperingatkan Saat daku dan kerabat bertelekan di meja makan Mengunya…

Puisi: Bingkai Foto di Ruang Makan (Karya Wahyu Prasetya)

Bingkai Foto di Ruang Makan setelah agak lama berdiam dalam piring serta mangkuk kosong, aku bergegas untuk kembali pada anak-anakku yang mengeram. d…

Puisi: Makan Gado-Gado (Karya D. Zawawi Imron)

Makan Gado-Gado Buat BS dan BMS Di restoran itu kupesan sepiring gado-gado. Harganya lima euro, lima belas k…

Puisi: Kebiasaan Kecil Makan Coklat (Karya Afrizal Malna)

Kebiasaan Kecil Makan Coklat "Aku tak suka kakimu berbunyi." "Ini coklat, seperti cintaku padamu." James Saun…

Puisi: Seseorang Makan Singkong (Karya Adri Darmadji Woko)

Seseorang Makan Singkong Di Warung Pinggiran Jalan Di Suatu Siang yang Panas. Kaulihatlah Kakinya yang tanpa Sandal Seperti Ubi yang Baru Dicabut. Le…

Puisi: Tak Peduli (Karya F. Rahardi)

Tak Peduli tak peduli tai tak peduli roti aku belum mau mati! harimau makan babi cacing minum kencing setan menjolok tuhan tapi hari m…

Puisi: Di Meja Makan (Karya W.S. Rendra)

Di Meja Makan Ia makan nasi dan isi hati pada mulut terkunyah duka tatapan matanya pada lain sisi meja lelaki muda yang dirasa tidak lagi …

Puisi: Di Kedai Makan (Karya Esha Tegar Putra)

Di Kedai Makan Di atas lempeng logam berundak kami duduk menghadap ketan hitam, santan kelewat manis dan pisang batu masak diperam. Kau …

Puisi: Elegi (Karya Joko Pinurbo)

Elegi Maukah kau menemaniku makan? Makan dengan piring yang retak dan sendok yang patah. Makan, menghabiskan hatiku yang pecah. …

Puisi: Makan Pagi dan Bersambung (Karya Yuswadi Saliya)

Makan Pagi dan Bersambung 1. rasa turun di kota dari Bandung masih pagi , melompati rel, terlihat sebatang rokok masih mengasap, lebih dari separuh; …
© Sepenuhnya. All rights reserved.