Puisi Tentang Mimpi

Puisi: Dan Bermimpi Kembali (Karya Leon Agusta)

Dan Bermimpi Kembali Sungguh sayang, kau bilang tak berani lagi bermimpi melihat pantai, menghitung bintang-bintang sambil berkejaran denga…

Puisi: Elegi Nelayan Tua (Karya Idrus Tintin)

Elegi Nelayan Tua Lelaki tua itu tersengguk-sengguk di emper gubuk Bulan layu rendah di langit Air mulai surut dan terlena digerogo…

Puisi: Hujan Sepanjang Jalan (Karya A. Munandar)

Hujan Sepanjang Jalan Tiga manusia Sedang menggergaji mimpi-mimpi Dengan wajah basah Bicara tentang hari-hari nanti. Ada aku di …

Puisi: Mimpi (Karya Abdul Hadi WM)

Mimpi Aneh, tiap mimpi membuka kelopak mimpi yang lain, berlapis-lapis mimpi, tiada dinding dan tirai akhir, hingga kau semakin jauh dan se…

Puisi: Mimpi (Karya Taufiq Ismail)

Mimpi Mimpi yang bernas melepas kejang remaja pandang ranum antara kita mengenggani hadir orang ke-3 Langit p…

Puisi: Mimpi Buruk (Karya Tan Lioe Ie)

Mimpi Buruk Bunga plastik di jemari tua adalah kenangan akan kumbang dan kupu-kupu. Mimpi kanak-kanak dengan ranting mengurai langit mimpi peri-peri …

Puisi: Mimpi Buruk (Karya Aspar Paturusi)

Mimpi Buruk angin membawa mimpimu gelisah dan tergesa-gesa malam jelang akhir waktu fajar membangunkanmu adakah kau putus asa kehilangan mimpi indah …

Puisi: Gambar Mimpi (Karya Linus Suryadi AG)

Gambar Mimpi Seandainya gambar mimpi terbakar Dari langit-langit angan Kau tak perlu bimbang: Buat apa ban…

Puisi: Terbangun (Karya Toeti Heraty)

Terbangun Nah, mimpi itu telah selesai telah kujelajahi:         – ruang kosong itu –         ternyata di situ saja         mencari-cari a…

Puisi: Mimpi dan Hidup (Karya H.B. Jassin)

Mimpi dan Hidup Pernah saudara bermimpi Mendapat uang perak dan emas, Lekas digenggam kuat dan keras, Tak…

Puisi: Menguak Mimpi (Karya Dimas Arika Mihardja)

Menguak Mimpi (1) Engkau datang serupa bayang mengeram dalam tilam kelam kelambu tidur-jagaku lalu angin nyeret rahasia-Mu Engkaulah …

Puisi: Sajak Sebotol Bir (Karya W.S. Rendra)

Sajak Sebotol Bir Menenggak bir sebotol, menatap dunia, dan melihat orang-orang kelaparan Membakar dupa, mencium bumi, dan…

Puisi: Hanya dalam Puisi (Karya Ajip Rosidi)

Hanya dalam Puisi Dalam kereta api Kubaca puisi: Willy dan Mayakowsky Namun kata-katamu kudengar Mengatasi derak-derik deresi. K…

Puisi: Tamu (Karya Ajip Rosidi)

Tamu Kau yang menjenguk ke dalam relung hatiku Meninggalkan jejak menjadi saksi. Sejarah, pahatan batu. Dari dendam yang rindu. Tak …
© Sepenuhnya. All rights reserved.