Puisi Tentang Orang Tua

Puisi: Si Anak Hilang (Karya Sitor Situmorang)

Si Anak Hilang Sumber: Dalam Sajak (Dunia Pustaka Jaya, 1955) Pada terik tengah hari Titik perahu timbul di dan…

Puisi: Jangan Takut, Ibu! (Karya W.S. Rendra)

Jangan Takut, Ibu! Matahari musti terbit. Matahari musti terbenam. Melewati hari-hari yang fana Ada kanker payudara, ada encok, dan…

Puisi: Ibu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Ibu Ibu masih tinggal di kampung itu, ia sudah tua. Ia adalah perempuan yang menjadi korban mimpi-mimpi ayahku.…

Puisi: Nasehat-Nasehat Kecil Orang Tua (Karya Taufiq Ismail)

Nasehat-Nasehat Kecil Orang Tua Pada Anaknya Berangkat Dewasa Jika adalah yang harus kau lakukan Ialah menyampaikan kebenaran Jika adalah ya…

Puisi: Orang Tua (Karya Husni Djamaluddin)

Orang Tua Orang tua mengajar anak-anaknya mulai bicara Orang tua mengajar anak-anaknya pintar bicara orang tua mengajar anak-anaknya bicara benar Or…

Puisi: Anak Menangis (Karya Joss Sarhadi)

Sajak Anak Menangis pagi hari anak-                           orang tua yang lelah ku menangis                               orang tua mabuk kerja   …

Puisi: Rumah yang Bernama Ayah Ibu (Karya Moh Akbar Dimas Mozaki)

Rumah yang Bernama Ayah Ibu Rumah bukan hanya dinding dan atap, tetapi tempat di mana hatiku selalu kembali. Ayah dan Ibu, kalian adalah rumahku, tem…

Puisi: Rumah Orang Tua (Karya Badruddin Emce)

Rumah Orang Tua : Raudal Tanjung Banua Adakah masa kanakku masih di tangan mereka? Di ruang tengah rumah mereka duka gembira tak dibuat-buat tak perl…

Puisi: Waktu dan Rambut Putih (Karya Moh Akbar Dimas Mozaki)

Waktu dan Rambut Putih Waktu berjalan begitu cepat, meninggalkan jejak di rambutmu yang kini memutih. Aku melihat betapa banyak cinta yang engkau tan…

Puisi: Ayah Bundaku (Karya Abdurahman Faiz)

Ayah Bundaku Bunda engkau adalah rembulan yang menari dalam dadaku Ayah engkau adalah matahari yang menghangatkan hatiku Ayah bunda kucintai kau berd…
© Sepenuhnya. All rights reserved.